SuaraJakarta.id - Polisi menemukan pisau dan obeng di dekat mayat remaja REF di Jalan Wakaf. Mayat remaja REF menderita 42 tusukan.
REF merupakan remaja 18 tahun. Dia dibunuh dengan sadis di Jalan Wakaf.
temuan sesosok mayat itu kemudian dilaporkan kepada kepala dusun dan dilanjutkan ke Polsek Sunggal.
"Dari pemeriksaan di tubuh korban, ditemukan puluhan luka tusuk. Selain itu kita juga menemukan sebilah pisau, obeng dan 4 buah sandal dari lokasi," kata Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak, Kamis (5/11/2020) kemarin.
Remaja REF diduga ditusuk 42 kali sebelum ditemukan tewas. Polisi mencatat dia adalah warga Kota Binjai, Sumatera Utara.
korban ditemukan tewas di Jalan Wakaf, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Senin (22/11/2020).
Remaja itu diduga korban pembunuhan.
Dari keterangan saksi bernama A Ginting, sebelum ia mendengar ada sepeda motor yang masuk ke lokasi yang merupakan ladang jambu itu.
Saksi mendengar suara kendaraan masuk ke lokasi pada pukul 17.00 WIB. Rumah saksi dengan lokasi penemuan mayat itu berjarak sekitar 60 meter.
Baca Juga: Tangan Kiri Terpotong, Gadis 19 Tahun Dibunuh Teman yang Sakit Hati
Kini polisi menyebut telah mengantongi identitas pelaku. Hal tersebut berdasarkan penyelidikan dan keterangan saksi serta barang bukti di lokasi.
"Pelaku sudah kita ketahui, saat ini sedang kita kejar," kata Budiman.
Pihaknya mengimbau agar pelaku untuk segera menyerahkan diri ke polisi.
"Kita imbau kepada pelaku segera menyerahkan diri. Jika tidak, akan kita lakukan tindakan tegas," ujarnya.
Namun, polisi belum mau menyebut identitas pelaku. Pasalnya, polisi masih dalam penyelidikan mendalam.
Berita Terkait
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Black Showman, Novel Misteri Cerdas dengan Twist Tak Terduga
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok