SuaraJakarta.id - Keponakan Prabowo Subianto Rahayu Saraswati Djojohadikusumo resmi melaporkan kasus pelecehan seksual yang dia alami ke polisi. Kasus pelecehan seksual coblos udel ini terjadi di media sosial.
Saras adalah Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan. Dia melapor ke polisi, Selasa (10/11/2020).
Saras melaporkan ke Polres Tangerang Selatan. Laporan tersebut teregister dengan nomor: TBL/1182/K/XI/2020/SPKT/Res Tangsel. Dalam laporan tersebut perkara yanh dilaporkan yakni Adanya Tindak Pidana Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik.
Sedangkan barang bukti yang dilampirkan berupa print out screen shoot dari handphone dan print out halaman akun Facebook dengan username Bang Djoel.
"Harapannya, (polisi) bisa lebih cepat lagi menanggapi laporan-laporan tidak hanya soal Pilkada. Tapi juga lebih kepada permasalahan kemanusiaan karena tentunya banyak korban yang perlu tindakan cepat," kata Saras saat ditemui di Puspitek, Setu, Tangsel, Selasa (10/11/2020).
Saras pun meminta bantuan media untuk mendorong kasus yang dia laporkan agar segera ditindak lanjut oleh kepolisian.
"Karena kekuatan media memberikan dorongan ke penyidik dan kepolisian melakukan tindak lanjut lebih cepat lagi dan fokus. Tidak hanya kasus saya, tapi juga kasus lainnya," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Saras mendapat serangan pelecehan seksual menggunakan foto dirinya tengah berfoto hamil dengan perut buncit dengan pusar terlihat. Diketahui, foto itu diambil di dalam kamar.
Foto itu, diviralkan oleh akun facebook bernama Bang Djoel ke grup Tangsel Rumah dan Kota Kita.
Baca Juga: Pelaku Pelecehan Belum Tertangkap, Keluarga Korban Geruduk Polsek Batuaji
Dalam postingan tersebut disertai dengan tulisan yang menyasar ke pelecehan secara fisik.
'Yang mau coblos udelnya silahkan... Udel dah diumbar.. pantaskah jadi panutan apalagi pemimpin tangsel??'
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Oki Setiana Dewi Tahu Syekh Ahmad Al Misry Cuma 'Taubat Sambal', Berbekal Wawancara Korban
-
Kronologi Lengkap Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, Publik Tuntut Pelaku di-DO
-
Ustaz Solmed Laporkan Sejumlah Akun, Usai Dituding Lakukan Pelecehan Sejenis
-
LPSK Siap Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
7 Sepatu Lari Tanpa Tali yang Praktis untuk Lari Sore, Tinggal Pakai Langsung Jalan
-
Anniversary Merlynn Park Hotel: 16 Years of Transformation Hospitality Beyond Excellence
-
Viral Visual Balita di Kemasan: Salah Tafsir atau Kurang Memahami Konteks?
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Guru Besar Universitas Jayabaya Desak Revolusi Hukum Kepailitan Demi Ekonomi Nasional