SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat akan memberikan vaksin anti Covid-19 pada 298 ribu orang tahun ini. Tapi belum jelas waktunya.
Pejabat Sementara (PJs) Wali Kota Depok, Dedi Supandi mengatakan pemberian vaksin ini diprioritaskan untuk petugas pelayanan masyarakat dan penegak hukum.
"Vaksin ini untuk orang yang sehat dan beresiko tinggi terpapar Covid19,” kata Dedi Supandi, Rabu (11/10/2020).
Waktu pemberian vaksin anti virus Covid-19 ini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Ia pun tidak bisa memastikan kapan jadwal pemberian vaksin tersebut.
Meski begitu pemberian vaksin kata dia, sudah dinyatakan Gubernur Jawa Barat akan diberikan November atau Desember 2020.
“Vaksin jenis apanya yang menentukan dari pemerintah pusat setelah melalui proses di Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM), " kata dia.
Ia menyebutkan dari jumlah ratusan ribu orang yang akan divaksin antara lain, tenaga fasilitas pelayanan kesehatan baik pemerintah dan Swasta sebanyak 11.453 orang, anggota Polri 8.838 orang, anggota TNI 1.356, Hakim, Jaksa dan Petugas Rutan 286 orang.
Lalu anggota DPRD ada 50 orang, Pegawai Kecamatan Kelurahan 1.789 orang, Pegawai Pemkot 9.951 orang, Pengurus RT/RW/Toga/Tomas 102.264 orang, dan masyarakat pralansia tanpa kormobid di RW PSKS Covid-19 sebanyak 161.861 orang.
Sementara itu Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 (GTPPC) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan untuk kesiapan, pihaknya telah menyiapkan dari kekuatan personil, tempat, dan juga sasaran.
Baca Juga: INFOGRAFIS: Tiga Benda ini Harus Rutin Dibersihkan selama Pandemi!
Namun untuk waktu pelaksanaan dan lokasi akan ditentukan dari pusat.
“Tenaga kesehatan sudah kita bentuk baik itu mulai dari tenaga yang akan akan melakukan vaksinasi di tiap puskesmas yang dilakukan pengawasan dibawa Dinas Kesehatan Kota Depok,” pungkas Dadang.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
-
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berdampak Sampai ke Depok
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Sampai Depok dan Bogor, Warga Pakai Masker-Kurangi Aktivitas
-
Tinggalkan Karier Keuangan, Eks Pekerja Korporasi Bangun Bisnis Perawatan Sepatu Premium di Depok
-
Maling di Margonda Ditelanjangi Warga Usai Kepergok Curi Motor Milik Tukang Kikil
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga
-
RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk