Pebriansyah Ariefana
Rabu, 11 November 2020 | 12:16 WIB
Penjaga stan pameran Ciftis di Beijing, Jumat (4/9), menunjukkan dua kandidat vaksin COVID-19 buatan Sinopharm dan Sinovac. (ANTARA/HO-GT)

SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat akan memberikan vaksin anti Covid-19 pada 298 ribu orang tahun ini. Tapi belum jelas waktunya.

Pejabat Sementara (PJs) Wali Kota Depok, Dedi Supandi mengatakan pemberian vaksin ini diprioritaskan untuk petugas pelayanan masyarakat dan penegak hukum.

"Vaksin ini untuk orang yang sehat dan beresiko tinggi terpapar Covid19,” kata Dedi Supandi, Rabu (11/10/2020).

Waktu pemberian vaksin anti virus Covid-19 ini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Ia pun tidak bisa memastikan kapan jadwal pemberian vaksin tersebut.

Ridwan Kamil melakukan simulasi pemberian vaksin Covid-19 di Puskesmas Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10/2020). (Suara.com/Supriyadi)

Meski begitu pemberian vaksin kata dia, sudah dinyatakan Gubernur Jawa Barat akan diberikan November atau Desember 2020.

“Vaksin jenis apanya yang menentukan dari pemerintah pusat setelah melalui proses di Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM), " kata dia.

Ia menyebutkan dari jumlah ratusan ribu orang yang akan divaksin antara lain, tenaga fasilitas pelayanan kesehatan baik pemerintah dan Swasta sebanyak 11.453 orang, anggota Polri 8.838 orang, anggota TNI 1.356, Hakim, Jaksa dan Petugas Rutan 286 orang.

Lalu anggota DPRD ada 50 orang, Pegawai Kecamatan Kelurahan 1.789 orang, Pegawai Pemkot 9.951 orang, Pengurus RT/RW/Toga/Tomas 102.264 orang, dan masyarakat pralansia tanpa kormobid di RW PSKS Covid-19 sebanyak 161.861 orang.

Sementara itu Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 (GTPPC) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan untuk kesiapan, pihaknya telah menyiapkan dari kekuatan personil, tempat, dan juga sasaran.

Baca Juga: INFOGRAFIS: Tiga Benda ini Harus Rutin Dibersihkan selama Pandemi!

Namun untuk waktu pelaksanaan dan lokasi akan ditentukan dari pusat.

“Tenaga kesehatan sudah kita bentuk baik itu mulai dari tenaga yang akan akan melakukan vaksinasi di tiap puskesmas yang dilakukan pengawasan dibawa Dinas Kesehatan Kota Depok,” pungkas Dadang.

Kontributor : Supriyadi

Load More