SuaraJakarta.id - Rumah makan uwais gratis belakangan menjadi sorotan. Diketahui bahwa ternyata rumah makan gratis itu adalah milik dari Tito Abdullah.
Rumah makan ini memberikan makanan kepada semua orang dengan cuma-cuma alias gratis. Rumah makan tersebut berlokasi di Jalan Raya Balaraja-Kresek, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten.
Lokasi rumah makan itu persis dipinggir jalan, tepatnya bersebelahan dengan SDN 1 Merak, Kabupaten Tangerang.
Di Depan rumah makan itu, tampak seorang pria sedang berdiri sambil mengatur kumpulan orang-orang yang mengantre mau makan.
Dia mengaku bernama Sony Darsono, pria yang ternyata adalah keluarga dari Tito Abdullah, pemilik rumah makan gratis uwais.
"Mau makan mas, silahkan duduk di sini ikut antre dengan yang lain. Tapi duduknya tetap jaga jarak yah," ujarnya saat memulai bincang-bincang dengan SuaraJakarta.id, di lokasi, Kamis (19/11/2020).
Dalam kesempatan itu, Sony pun menjelaskan banyak tentang rumah makan gratis uwais, mulai dari namanya hingga alasan mengapa rumah makan itu digratiskan.
"Tito itu adalah adik dari istri saya. Dan rumah makan ini adalah milik keluarga yang dibangun dengan tujuan untuk ibadah. Tidak ada yang lain," ungkapnya.
Sony menyatakan, membuat rumah makan gratis bermula dari ide adik iparnya itu, yakni Tito. Dia memiliki ide tersebut saat sedang melaksanakan ibadah umrah di Mekkah, tahun lalu.
Baca Juga: Warung Makan Rakyat Gratis di Depok
Saat itu, Tito melihat terdapat rumah makan yang memberikan makanannya dengan gratis kepada semua orang yang berada di tanah suci.
"Dari situlah kemudian Tito ngomong sama keluarga termasuk saya, bagaimana kalau rumah makan gratis itu diterapkan di Indonesia," paparnya.
Mendengar ucapan Tito, Sony mengaku bersama keluarga sempat kaget dengan ide tersebut. Sebab, hal itu dikhawatirkan hanya akan bertahan sebentar.
"Ide itu muncul dari Tito setengah tahun lalu (awal tahun 2020). Masih ingat ucapan saya, apa ide itu sudah dipikirkan matang dan niat yang kuat. Jangan sampai nantinya putus ditengah jalan," sebutnya.
"Dia (Tito) kemudian menjawab, iyak aku yakin dan makanya minta pendapat serta saran dari kalian semua," sambungnya yang menirukan ucapan Tito.
Akhirnya, Sony menyebut, keluarga sepakat dengan usulan Tito tersebut dan membantunya untuk merealisasikan rumah makan gratis tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Upacara Kemerdekaan di Tapal Batas, Serasan Jadi Pintu Ekonomi Indonesia
-
Tak Perlu Pusing Budget, Ini Solusi Paket Rapat di Jakarta Pusat yang Bisa Sesuaikan Anggaran
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
Semarak Kemerdekaan: Perpaduan Kuliner dan Mahjong Ramaikan Pesisir Jakarta
-
HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol