SuaraJakarta.id - Aksi keji yang dilakukan oleh salah seorang ibu muda di Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan baru-baru ini heboh.
Aksi penganiayaan yang mencelupkan kepala anaknya ke dalam ember itu viral di media sosial Instagram dan Twitter. Parahnya, kejadian diunggah oleh akun yang diduga merupakan pelaku @lylq23.
Perlakuan keji yang dilakukan seorang perempuan berinisial LQR yang diketahui berusia 23 tahun itu membuat warga sekitar kaget. Lantaran tega-teganya menyiksa buah hatinya sendiri.
LQR diketahui tinggal di sebuah kontrakan di Jalan Cempaka Raya nomor 24 Kelurahan Rempoa Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.
Salah seorang warga yang berjualan di depan kontrakan tersebut berinisial DI. Menurutnya, LQR tinggal bersama suami berinisial AR bersama dua anaknya yang masih balita lengkap dengan pengasuhnya.
LQR diketahui tinggal di kontrakan tersebut kurang lebih dua tahun dan berstatus nikah siri bersama suaminya AR.
Bahkan, DI menyebut, dari informasi yang ia dapat dari warga sekitar kalau LQR ternyata wanita simpanan lalu menjadi istri kedua AR setelah menikah siri. Itu baru diketahui setelah video penganiayaannya viral.
"Istri keduanya beda kelurahan. tahunya setelah viral itu," kata DI kepada suara.com di lokasi, Jumat (20/11/2020).
DI mengatakan, dia terakhir melihat LQR sekira tiga minggu lalu sebelum akhirnya ditangkap Kamis (19/11/2020) malam.
Baca Juga: Detik-detik Ibu Muda Diperkosa 7 Lelaki, Anaknya Dibunuh Ditemukan di Kolam
"Terakhir ngeliat tiga mingguan, katanya di Bekasi. Tapi enggak tahu kemaren pulang atau gimana, katanya ditangkap polisi," kata DI.
Pantauan suara.com di sekitar kontrakan LQR dan suami serta anaknya tinggal, kini tampak sepi. Kontrakan tersebut persis berada di belakang Mushola Al-Amin.
Semula lampu kontrakan menyala, lalu tiba-tiba mati setelah suara.com mengambil foto. Beberapa lama setelah lampunya mati, kemudian ada dua cewek satu motor datang ke kontrakan tersebut dan terlihat memberikan bingkisan berwarna merah.
Dari kejauhan, terdengar suara cewek dan anak kecil menangis ketika pintu kontrakan tersebut dibuka. Tetapi, lampu tetap dalam keadaan mati. Setelah menerima bingkisan itu, kemudian pintu kontrakan ditutup lagi, rapat.
DI menuturkan, dia tahu soal peristiwa penganiayaan yang dilakukan LQR kepada anaknya itu.
"Namanya istri simpanan, kesal kali. Kejadian anaknya sih udah lama. Waktu itu nggak rame banget, cuma dia kan masukin instagram sendiri baru rame-rame. Suaminya dateng, terus anaknya dibawa ke rumah suaminya. Tapi sekarang ada di kontrakan lagi," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar