SuaraJakarta.id - Taman Pemakaman Umum atau TPU Pondok Ranggon yang berlokasi di Jakarta Timur menjadi tempat untuk pemakaman jenazah Covid-19, kini dikabarkan sudah penuh.
Suara.com telah mencoba menghubungi Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) TPU Pondok Ranggon maupun Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta guna mengkonfirmasi hal tersebut. Namun, hingga kini belum ada jawaban resmi terkait data penuhnya lahan pemakaman tersebut.
Ditemui di lokasi pada Selasa (1/12/2020), salah satu petugas PJLP TPU Pondok Ranggon, Iden mengakui hal tersebut. Menurut dia, ketersediaan lahan mulai menipis sejak bulan November 2020.
"Sebenarnya lahannya tidak ada. Mulai penuh itu sejak bulan September. Bisa sampai 40 jenazah dalam sehari," ungkap Iden.
Menurut dia, saat ini pemakaman jenazah Covid-19 dirujuk menuju TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. Di sana, ketersediaan lahan masih mencukupi untuk menampung jenazah Covid -19.
"Kalau di sini sih tidak, kalau sekarang dialihkannya ke Tegal Alur. Karena di sana lahan masih ada. Kalau di sini sudah menipis," sambungnya.
Kata dia, ketersediaan lahan bagi jenazah Covid-19 non muslim masih mencukupi. Namun, jumlahnya tidak terlalu banyak.
Merujuk pada data Senin (30/11/2020), jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 4.617 orang. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan rekor hari ini menambah kasus positif secara akumulatif sejak kasus pertama menjadi total 538.883 orang.
Angka penambahan tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 40.055 spesimen hari ini, sehingga total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama Covid-19 hingga hari ini adalah 5.695.747 spesimen.
Baca Juga: Lahan Pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Menipis, 40 Jenazah per Hari
Dari jumlah itu, ada tambahan 130 orang meninggal, sehingga total menjadi 16.945 jiwa meninggal dunia.
Kemudian, ada tambahan 4.725 orang yang sembuh sehingga total menjadi 450.418 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 72.786 orang.
Tercatat sudah 34 provinsi dan 505 kabupaten/kota yang terinfeksi virus covid-19.
Data kemarin, positif 534.266 orang, 71.658 dalam perawatan, 445.793 sembuh orang, dan meninggal 16.815 jiwa.
Berita Terkait
-
Lahan Pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Menipis, 40 Jenazah per Hari
-
Pemakaman Jenazah Tak Libatkan Warga, BPBD Jogja Pilih Optimalkan Petugas
-
Kehabisan Stok APD, PMI Jember Hentikan Layanan Antar Jenazah Covid-19
-
Miris, Mantan Siswa di Solsel Kuburkan Jasad Gurunya yang Positif Covid-19
-
Soal Lahan Makam Covid-19, PSI: Menurut Kami Pak Anies Tidak Jelas
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir