SuaraJakarta.id - Marco Motta nampaknya tak tergoda dengan maraknya pemain asing meninggalkan Tanah Air di tengah situasi kompetisi tidak jelas. Ia mengaku masih ingin bertahan di klubnya, yakni Persija Jakarta, padahal sudah mendapat tawaran dari klub luar Indonesia.
Marco Motta didatangkan Persija Jakarta pada awal 2020. Eks pemain Juventus itu dikontrak oleh manajemen tim selama dua tahun.
Akan tetapi, pemain yang juga pernah membela AS Roma ini baru sebentar merasakan atmosfer pertandingan di Indonesia. Baru dua laga ia jalani di Liga 1 2020, sebelum dihentikan karena pandemi COVID-19.
Di tengah ketidak jelasan kompetisi, Marco Motta sempat mengaku mendapat sejumlah tawaran di klub luar Indonesia. Namun ia memilih bertahan di Persija dengan alasan yang berkelas.
"Wajar jika banyak yang menghubungi saja, tapi sejauh ini saya masih jatuh cinta dengan Persija dan saya tentu ingin bermain lebih lama lagi di Persija," kata Motta dalam rilis resmi klub.
"Apalagi saya banyak merasakan momentum dan hubungan yang baik selama di tim ini baik itu bersama pemain, pelatih, maupun manajemen," sambungnya.
Marco Motta memang menjadi salah satu legiun asing paling menonjol di 2020. Penampilan perdananya dimulai pada Turnamen Gubernur Jawa Timur (Jatim) yang berhasil membawa Macan Kemayoran melenggang hingga partai final.
Penampilan apiknya berlanjut di Liga 1 2020. Di dua pertandingan awal membela Macan Kemayoran, ia berhasil mencatatkan satu assist.
Salah satu alasan yang membuat Marco Motta betah adalah dukungan dari Jakmania. Ia merasa kembali bergairah meski usianya sudah 34 tahun.
Baca Juga: Hasil Coppa Italia: Juventus Menang Besar, Tantang Inter Milan di Semifinal
“Tidak hanya itu juga saya juga merasa dukungan besar dari Jakmania membuat gairah sepak bola saya kembali tumbuh. Itu salah satu alasan saya betah bermain di Persija,” pungkas pemain yang pernah berseragam Timnas Italia itu.
Berita Terkait
-
Persija Tantang PSIM Yogyakarta, Mauricio Souza Punya Kunci Buat Menang
-
Persija Jakarta Merasa Diuntungkan Hadapi PSIM Yogyakarta di Bali, Kenapa?
-
Juventus Ikut Buru Kiper Cadangan Manchester City
-
Pelatih Brasil Komentari Aksi Brutal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Itu Masalah Serius!
-
Borong Gelar Pemain Muda Terbaik, Dony Tri Pamungkas Kian Termotivasi
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
7 Sepatu Lari Tanpa Tali yang Praktis untuk Lari Sore, Tinggal Pakai Langsung Jalan
-
Anniversary Merlynn Park Hotel: 16 Years of Transformation Hospitality Beyond Excellence
-
Viral Visual Balita di Kemasan: Salah Tafsir atau Kurang Memahami Konteks?
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Guru Besar Universitas Jayabaya Desak Revolusi Hukum Kepailitan Demi Ekonomi Nasional