SuaraJakarta.id - Badan Penanggulanga Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakart mendadak membagikan informasi banjir di ibu kota setelah surut sepenuhnya. Padahal, sejak hujan deras pada Minggu (7/2) lalu, BPBD sulit dihubungi para wartawan.
Sebelum adanya banjir karena air kiriman dan curah hujan tinggi belakangan ini, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Muhammad Insyaf kerap memberikan informasi soal banjir di Jakarta.
Informasi yang saat itu dibagikan mulai dari lokasi pemukiman dan jalan terdampak, ketinggian air, hingga jumlah pengungsi diinformasikan secara lengkap dan berkala hingga surut.
Namun belakangan ini Insyaf sama sekali tidak bisa dihubungi. Begitu juga dengan Plt Kepala BPBD DKI Sabdo Kurnianto yang tak memberikan jawaban apapun.
Pihak Dinas Sumber Daya Air juga hanya memberitahukan soal ketinggian air di pintu air ibu kota.
Terhitung hanya satu kali pihak BPBD mengeluarkan rilis mengenai banjir pada Senin (8/2) pukul 16.00 WIB. Data yang dibagikan juga tak mutakhir karena berisi info pada pukul 12.00 WIB hari itu.
Kekinian, mendadak pada pukul 13.19 WIB, anak buah Gubernur Anies Baswedan ini baru membagikan info mengenai surutnya banjir di semua daerah ibu kota.
"Kondisi saat ini untuk seluruh wilayah dipastikan telah surut," klaim Sabdo melalui keterangan tertulis, Rabu (10/2/2021).
Meski sudah surut, pihaknya masih menyiagakan personil dan alatnya demi menghadapi banjir susulan. Namun sejauh ini para pengungsi sudah diperbolehkan pulang.
Baca Juga: Anies Banyak Dapat Penghargaan, Dewi Tanjung: Piagam Kan Bisa Dibeli
"Personel tetap disiagakan, seperti pompa mobile oleh Dinas Sumber Daya Air, dan dibantu PPSU Kelurahan," ujarnya
Dilakukan juga pembersihan rumah warga dari sisa lumpur bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Telah dilakukan proses pembersihan rumah dan lingkungan yang terdampak genangan maupun banjir, dibantu oleh tim Damkar, PPSU Kelurahan, bersama warga. Dipastikan kondisi telah bersih dan aman bagi warga untuk kembali ke tempat tinggalnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi