SuaraJakarta.id - Petugas Pemadam Kebakaran atau Damkar memberikan pesan ke orang-orang yang suka selfie saat kebakaran terjadi.
Dia mengeluhkan sikap warga saat terjadi kebakaran.
Ketika petugas bertaruh nyawa memadamkan api, banyak warga yang justru merecokinya misal foto-foto dan selfie di lokasi kebakaran.
Curhatan itu tersebar usai akun Instagram @indonesiafirefighter mengunggahnya, Sabtu (29/5/2021).
"Dengerin ya kata abangnya," kata akun itu dikutip, Senin 31 Mei 2021.
Dalam postingan video itu petugas yang memakai seragam lengkap damkar mengaku bila mereka kerap diganggu oleh warga saat kebakaran.
"Gimana apinya mau padam, kalo petugas damkar yang nyemprot malah dirusui," tuturnya petugas damkar itu.
Dia juga menjelaskan kenapa saat kebakaran rumah warga yang belum terbakar selalu disemprot dan dibasahi.
Hal ini dilakukan agar apinya nggak nyeberang dan merambat rumah lainnya.
Baca Juga: Sejarah Tambora, Kampung Padat Penduduk Sering Kebakaran
Dia juga menyayangkan warga yang sibuk menggunakan handphone saat kebakaran terjadi. Kondisi ini dinilai sama sekali tak membantu kerja petugas.
"Sebagai warga yang baik itu kalo kebakaran jangan malah ambil handphone malah ngerekam, malah foto sana sini, malah selfie," ucapnya.
Padahal, saat kebakaran sebaiknya warga membantu petugas damkar seperti membantu menarik selang atau mengamankan situasi.
"Jangan barangnya korban kebakaran yang kamu amankan, malah kamu yang diamankan polisi," kata petugas damkar itu.
Di akhir video dia berpesan kepada para petugas damkar seluruh Indonesia.
"Salam jaya selalu, pantang pulang sebelum api padam. Kalo belum padam belum boleh pulang, kalo pulang kita yang diamankan warga," tutupnya.
Berita Terkait
-
Jejak Tebangan Kayu Hangus Terbakar Ditemukan di Lokasi Karhutla Jambi
-
Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan
-
Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla
-
Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan
-
Desak Pemerintah Cepat Tangani Karhutla, Puan: Kita Pernah Dapat Nota Protes Dari Negara Tetangga
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir