SuaraJakarta.id - Jumlah angka kematian akibat COVID-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melambung drastis. Dampaknya, pemakaman jenazah COVID-19 pun ikut melonjak.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie membenarkan soal lonjakan angka kematian akibat COVID-19 di Tangsel.
Menurutnya, jumlahnya meningkat cukup signifikan dibandingkan bulan Mei 2021.
"Iya, meningkat. Bulan Mei jumlah yang meninggal ada 33. Nah bulan Juni ini, baru pertengahan aja sudah 47 orang yang meninggal karena COVID-19," kata Benyamin saat dikonfirmasi, Jumat (18/6/2021).
Terpisah, Ketua TPU Jombang Tabroni mengatakan, jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protokol COVID-19 melonjak drastis.
Bahkan, alami peningkatan hingga 100 persen jika dibandingkan dengan bulan lalu.
"Peningkatan dari Mei ke pertengahan Juni ini 100 persen," katanya ditemui SuaraJakarta.id di TPU Jombang, Jumat (18/6/2021).
"Mei itu ada 30 jenazah yang dimakamkan. Sekarang tanggal 18 Juni siang ini sudah 68 yang dimakamkan dengan protokol COVID-9," sambung Tabroni.
Tabroni menerangkan, dalam sehari rata-rata ada sekira 5-6 jenazah yang dimakamkan di TPU Jombang Tangsel dengan protokol COVID-19.
Baca Juga: Viral, Surat Terbuka Warga Tangsel ke Kapolri: Pedagang Dimintai Jatah Preman
"Tapi kemarin ada 8 yang dimakamin dan hari ini sampai saat ini sudah ada 9. Nanti malam mungkin tambah lagi," terangnya.
Meski alami lonjakan, Tabroni mengaku, pihaknya tak terlalu kewalahan melakukan prosesi pemakaman jenazah COVID-19.
Pasalnya, proses penggalian kubur kini sudah menggunakan satu excavator sejak beberapa bulan lalu.
"Alhamdulillah normal aja. Kalau dikata capek ya pasti capek, mungkin ini sudah kerjaan mereka. Saat ini penggalian pakai alat berat, kalau manual mah kewalahan," ungkapnya.
Hingga saat ini, tercatat ada 911 jenazah pasien COVID-19 yang dimakamkan di TPU Jombang Tangsel sejak awal pandemi.
Sedangkan daya tampung untuk pemakaman jenazah di TPU Jombang Tangel bisa mencapai hingga 1.000 jenazah lebih.
Berita Terkait
-
Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3
-
Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank
-
KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi
-
Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya
-
Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Viral di Medsos! Penganiayaan Sadis ABK Cumi KM Maulana 23 Terbongkar
-
Dukung Penanganan Karhutla, NHM Serahkan Bantuan Tangki Air Operasional kepada BPBD Halmahera Utara
-
Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa