SuaraJakarta.id - Ustaz Das’ad Latif mengingatkan kepada para pengusaha, khususnya mereka yang bergerak di alat kesehatan (alkes), untuk tidak menjadikan pandemi COVID-19 sebagai ladang bisnis.
Ustaz Das’ad Latif pun mengingatkan akibat yang akan terjadi bila pengusaha alkes memanfaatkan situasi pandemi COVID-19 ini sebagai ladang bisnis.
Hal itu disampaikan Ustaz Das'ad Latif dalam video ceramahnya yang diunggah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di akun Instagram pribadinya, @aniesbaswedan.
"Kepada saudara-saudara kami para pengusaha. Terutama mereka yang bergerak di bisnis alat kesehatan, tolong jangan jadikan COVID ini, jangan jadikan wabah ini sebagai ladang bisnis," pintanya dikutip SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Jumat (9/7/2021).
"Kami tidak pernah marah kalau kau bisnis ladang sawit. Kami ikhlas kamu berbisnis tambang. Tapi tolong jangan jadikan COVID ini sebagai ladang bisnis diantara kalian," sambung Ustaz Das'ad Latif.
Pendakwah kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 21 Desember 1973, ini mengingatkan para pengusaha akan penderitaan masyarakat saat ini jika mereka menjadikan pandemi COVID-19 sebagai ladang bisnis.
"Kasihan masyarakat kita. Mereka hilang nafkahnya, mereka hilang lapangan kerjanya, mereka hilang keluarganya, lalu kau jadikan ini COVID sebagai ladang bisnis. Demi Allah, tidak berkah hidupmu sampai akhirat," pungkas Ustaz Das’ad Latif.
Bahan Renungan
Sementara itu, dalam narasi videonya, Anies menyebut ceramah Ustaz Das’ad Latif sangat baik untuk direnungkan bersama.
Baca Juga: Anies Posting Ceramah Ustaz Das'ad Latif, Singgung soal Penutupan Sementara Masjid
Sebab, dalam video itu tidak hanya berisi pesan Ustaz Das'ad Latif terhadap para pengusaha alkes.
Tapi juga ada terkait penutupan sementara masjid selama PPKM Darurat, serta jawaban ia mengenai kontroversi masjid dibuka tapi pasar ditutup.
Lalu, pesan Ustaz Das’ad Latif yang mengingatkan warga untuk bijak dalam bermedia sosial.
"Seorang sahabat mengirimkan rekaman ceramah yang amat menarik ini. Saya katakan, bisakah saya mendapatkan file resolusi tingginya. Pesan itu diteruskan kepada Ustadz Dasad Latif @dasadlatif1212. Atas kebaikannya, beliau malah mengirimkan sendiri file rekaman ceramahnya itu."
"Saya sampaikan pada beliau ucapan terima kasih atas izinnya untuk boleh mengunggah ceramah ini. Sebuah pesan penting untuk kita renungkan sama-sama. Renungan dari seorang ustadz yang cerdas dan selalu mampu melihat masalah dari sudut pandang yang baru," tulis Anies.
Berita Terkait
-
Ulasan Novel 28: Ketika Wabah Mematikan Membuka Sisi Gelap Manusia
-
Jelang Lawan Inggris, Norwegia Diserang Wabah Flu: Bagaimana Kabar Haaland?
-
Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas