Dia menambahkan bahwa potensi penurunan tanah lebih cepat juga diperparah dengan mencairnya es di wilayah kutub sebagai dampak pemanasan global hingga membuat muka air laut naik.
Lebih lanjut Dicky mengatakan pernyataan Joe Biden terkait masa depan Jakarta yang kini menyita perhatian publik tersebut sebenarnya menjadi momentun tepat untuk menyadarkan masyarakat terkait ancaman penurunan tanah lebih cepat, khususnya di Jakarta.
“Masyarakat harus sadar, contoh sederhana jangan membuang sampah, mengambil air tanah secara besar-besaran. Masyarakat harus peduli bersama-sama. Katanya masyarakat kita gotong royong, tepo seliro, tapi untuk urusan begini kayanya masih belum. Ini momentum tepat untuk menyadarkan masyarakat,” tegasnya.
Dicky kembali menekankan untuk mengatasi persoalan ini tidak cukup hanya dengan regulasi.
Dicky menyebut kesadaran masyarakat menjadi poin besar dalam penanganan masa depan Jakarta yang diprediksi bakal tenggelam itu.
“Ini poin besarnya bukan kebijakan pemerintah. Gak bisa diregulasi, tapi butuh tatanan praktis,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras
-
Bos FBI Klaim Punya Bukti Kecurangan Pemilu 2020, Joe Biden Bakal Ditangkap?
-
BPBD DKI: Banjir Jakarta Pagi Ini Rendam 21 RT di Jaksel dan Jaktim, Ketinggian Air Hingga 80 Cm
-
Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas