SuaraJakarta.id - Dinas Lingkungan Hidup atau DLH DKI Jakarta mengancam akan mencabut izin perusahaan dari truk pembuang limbah domestik secara sembarangan.
Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Yogi Ikhwan mengatakan ancaman tersebut berlaku jika terjadi pelanggaran berulang yang dilakukan oleh perusahaan penyedotan limbah domestik.
"Jika mengulang lagi akan ditindak lebih tegas, bahkan sampai dengan pencabutan izin," kata Yogi dalam pesan singkatnya yang diterima di Jakarta, Senin (23/8/2021).
Sebelumnya, DLH DKI Jakarta menindak tegas sebuah truk yang membuang limbah domestik ke saluran air di Jl I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur. Yogi mengatakan penindakan truk yang membuang limbah domestik itu berdasarkan Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah Pasal 130 Ayat 1 huruf B.
"Dikenakan sanksi uang paksa Rp500 ribu," kata Yogi.
Dia menambahkan bahwa dalam penindakan perilaku truk yang dikendarai oleh pengemudi berinisial MD itu, pihaknya melakukan verifikasi di lapangan hingga berkoordinasi dengan Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Cakung dan Duren Sawit. Setelah dilakukan penelusuran diketahui bahwa truk tersebut berasal dari kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Hasil koordinasi dengan Polres Jakarta Utara didapatkan bahwa truk sedot WC itu berasal dari Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara," ujar Yogi.
Sebelumnya seorang warga merekam sebuah truk yang kedapatan tengah membuang limbah domestik ke saluran air di Jl. I Gusti Ngurah Rai, Klender.
Dari rekaman tersebut diketahui bahwa truk memiliki nomor polisi B 9008 UNA. Rekaman truk membuang limbah domestik tersebut kemudian menjadi viral di dunia maya. (Antara)
Baca Juga: Pemprov DKI Tindak Tegas Truk Pembuang Limbah Domestik di Klender
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Anti Boros Setelah Lebaran, 7 Ide Masak Sekali untuk Stok Seminggu ala Meal Prep Simpel
-
Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat
-
Dompet Tipis Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Cepat Memulihkan Keuangan di Akhir Bulan
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?