SuaraJakarta.id - PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta mulai mengoperasikan bus listrik untuk melayani penumpang rute Blok M-Balaikota setiap hari.
Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan Kemitraan TransJakarta, Iwan Samariansyah saat ditemui di dalam bus listrik, Jumat mengatakan, operasional bus ini sudah dibuka untuk masyarakat umum dan belum dikenakan tarif sama sekali alias gratis.
Kendati demikian, penumpang tetap diwajibkan melakukan tap in-tap out pada Tap On Bus (TOB) yang disediakan di dalam bus. Saat ini operasional bus listrik tersebut masih tahap uji coba hingga tiba bulan ke depan.
“Sejauh ini, bus ini bagus dan masih perlu waktu untuk memenuhi syarat minimal. Maksimal 45 orang dalam kondisi normal. Namun sekarang masih sekitar 20 orang,” kata Iwan, Jumat (17/9/2021).
Bus ramah lingkungan ini beroperasi setiap hari, pada pukul 08.00-20.00 WIB dengan rute Blok M-Balaikota. Guna memastikan penerapan protokol kesehatan di dalam bus, setiap penumpang diwajibkan sudah divaksinasi minimal dosis pertama.
Setiap petugas layanan akan mengecek terlebih dahulu kondisi kesehatan penumpang, mulai dari suhu tubuh hingga bukti vaksinasi.
“Kalau suhunya di atas 37 derajat Celcius tidak boleh masuk. Sejauh ini belum banyak masyarakat yang menggunakan. Karena masih kemarin, mungkin belum banyak yang tahu,” kata salah satu petugas layanan bus, Hafiz.
Salah satu penumpang, Boy (54) menyambut baik operasional bus listrik tersebut karena selain membantu mengurangi emisi, juga semakin memberikan layanan terbaik bagi publik. “Saya suka karena busnya bersih dan nyaman,” ujar dia.
Dia berharap, ke depannya Pemprov DKI menambah armada bus tersebut agar dapat lebih banyak mengakomodasi masyarakat yang menggunakan transportasi publik dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Anies Klaim Sudah Lakukan Ini Sebelum Divonis Bersalah Kasus Polusi Udara Jakarta
“Sangat bagus, karena masyarakat dibantu kalau kita ke kantor segala macam. Ya harapannya sih diperbanyak armadanya, saya rasa makin lama akan banyak masyarakat yang menggunakannya,” kata dia.
Bus listrik merek Higer ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bus lainnya, yakni tidak menimbulkan polusi, biaya perawatan yang relatif murah hingga baterai yang tahan lama. Daya baterai yang bisa diisi ulang maksimum tiga jam membuat bus listrik ini mampu melaju hingga sejauh 250 kilometer.
Selain itu, bus ini juga memiliki keunggulan lainnya seperti pintu akses naik-turun pelanggan yang luas sehingga pengguna kursi roda bisa dengan bebas memasuki bus dari pintu depan maupun pintu belakang.
Tak hanya itu, pengguna kursi roda juga mendapat area yang lebih luas di dalam bus dibandingkan area kursi roda di bus pendahulunya. Karena itu moda transportasi ini lebih inklusif dan lebih bersahabat untuk para pelanggan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
Kantongi Izin Mabes dan Polda Metro, Pelantikan Pengurus PERADI Profesional Digelar Besok
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok