SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membeberkan alasan kawasan Monas tak jadi digunakan sebagai tempat lintasan balap mobil listrik Formula E.
Riza menuturkan hal tersebut karena terkendala perizinan dari pemerintah pusat.
"Di Monas itu kan ring 1, dari pemerintah pusat belum memungkinkan (gelar Formula E) di situ. Kita mencoba mengerti dan memahami," ujar Wagub DKI di Balai Kota.
Karena itu, Riza menuturkan PT Jakarta Propertindo (Jakpro), selaku penyelenggara Formula E Jakarta, mempertimbangkan lima lokasi alternatif.
Adapun salah satu lokasi alternatif yakni di kawasan Pantai Maju Bersama di Pulau Reklamasi, Jakarta Utara.
"Ada lima titik yang sedang jadi alternatif. Nanti menunggu pihak Formula E yang akan meninjau mana lokasi yang memungkinkan. Salah satunya tadi yang sudah disebut ya," kata dia
"Tempat lainnya mohon maaf saya belum bisa menyampaikan, kita menunggulah, kalau sekarang sudah disampaikan jadi ramai, nanti kalau jadi ramai malah jadi sulit ya," pungkas Wagub DKI.
Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memastikan Formula E tidak akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas) seperti rencana awal.
Baca Juga: Wagub DKI Ancam Sanksi Nakes yang Diduga Lakukan Pelecehan Verbal ke Bumil
Saat ini, pihak PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku penyelenggara sudah menyiapkan lima opsi lokasi pengganti.
Hal ini dipastikan oleh Direktur Pengembangan Bisnis Jakpro, Gunung Kartiko saat rapat dengar pendapat di Komisi B DPRD DKI.
Ia menyebut tak mungkin menggelarnya di monas karena sulit mendapatkan izin.
"Venue yang jelas bukan di monas, itu aja cluenya. Karena monas kayaknya agak berat dari sisi perizinannya," ujar Gunung dalam rapat tersebut, Rabu (6/10/2021).
Gunung menyebut pihaknya sudah menyiapkan lima lokasi alternatif sebagai lokasi balapan mobil listrik ini. Ia tak mau menyebut rinciannya dan hanya mengatakan semua tempat yang disiapkan adalah lokasi yang menunjukan ikon Jakarta.
Berita Terkait
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Hindari Macet Konser Akbar di Monas, KAI Izinkan Penumpang 13 KA Naik dari Stasiun Jatinegara
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
BRI Bersama PERBANAS Perkuat Ekosistem Keuangan Digital yang Aman
-
Masuk Jajaran 10 Hotel ibis Terbaik Dunia, Ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Promo Menginap Spesial
-
BRI Wellness Experience 2026 Hadirkan Festival Wellness Terbesar di Jakarta, Pakai Lokasi Hutan Kota
-
Kebijakan Menhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia