SuaraJakarta.id - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong Kota Tangerang Selatan menjadi sekolah terbaik di Indonesia berdasarkan nilai Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) 2021. Capaian ini dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Kepala MAN IC Serpong Abdul Basit mengatakan, prestasi yang diraih merupakan suatu bonus dan bukan menjadi target yang diutamakan.
Hal itu karena target utama program pendidikan yang dilakukan MAN IC Serpong adalah dapat tembus ke perguruan tinggi favorit hingga luar negeri.
"Saya kira kalau bicara prestasi itu bonus. Karena target kami bukan jadi yang terbaik, tapi bagaimana siswa kami melanjutkan study tembus ke perguruan favorit. Kemudian akhirnya menjadi yang terbaik di indoneisa itu bonus. Karena untuk bisa tembus ke perguruan terbaik itu nilainya harus tinggi. Ketika nilai tinggi dan seluruh siswa ikut mempersiapkan agar tembus ke perguruan favorit, maka secara otomatis pada akhirnya memang kami jadi yang terbaik," kata Basit ditemui SuaraJakarta.id, Selasa (12/10/2021).
Basit menerangkan, untuk berada di posisi saat ini butuh proses panjang. Tetapi, capaian itu memang sudah menjadi kesepakatan antara orangtua dan siswanya ketika ingin masuk dan bersekolah di MAN IC Serpong.
Menurut Basit, dalam melakukan aktivitas pembelajaran pihaknya sudah memiliki output dan outcome yang jelas.
"Memang dari awal kita sudah bersepakat, antara siswa, guru dan orangtua. Bahwa ketika masuk ke MAN IC, output dan outcome-nya harus jelas. Sehingga siswa kita sudah terbiasa dari masuk mereka sudah tahu tujuannya. Mereka memang harus tembus ke perguruan tinggi favorit baik di dalam ataupun luar negeri. Sehingga semua proses pembelajarannya akan mengacu ke sana," terang Basit.
Prestasi sebagai sekolah terbaik se-Indonesia itu bukan satu-satunya. Basit menyebut, sekolahnya memiliki prestasi olimpiade nasional hingga tingkat internasional. Terbaru di tahun ini, para siswanya mendapat medali perak dan perunggu di olimpiade Kimia dan Biologi tingkat internasional.
"Hari ini kami tinggal mempertahankan prestasi tingkat nasional, karena mempertahankan itu lebih sulit dibandingkan mendapatkan. Kemudian tentunya di level internasional, alhamdulillah MAN IC sampai saat ini masih konsisten di bidang olimpiade dan selalu mendapat medali internasional setiap tahun terbaru di Olimpiade Bilogi dan Kimia pada awal tahun 2021," ungkap Basit.
Baca Juga: Ini 10 SMA Terbaik di Kaltim Versi Kemendikbud Berdasarkan Hasil UTBK 2021, Ada Sekolahmu?
"Satu lagi Olimpiade Astronomi November nanti siswa kami akan bertanding di event intrernasional. Itu tidak mudah, panjang tahapannya. Mungkin orang melihat hanya dapat medalinya. Padahal mereka mulai dari tingkat sekolah, provinsi, nasional dan international. Seleksi ke internasional pun panjang dan itu tidak mudah. Alhamdulillah kita bisa istiqomah, konsisten meraihnya," sambung Basit.
Dengan segudang prestasi itu, MAN IC Serpong sampai mendapat pesan khusus dari Menteri Agama Yaqut Cholis Qoumas agar tak terlena dengan prestasi yang diraih agar tak disalip oleh MAN lain di Indonesia. Pesan itu diungkapkan saat Menag berkunjung ke MAN IC untuk memperingati hari jadi MAN IC ke-25, September 2021 lalu.
Menanggapi itu, Basit mengaku, bakal terus melakukan evaluasi setiap proses pembinaan dan pendampingan terhadap siswa yang berprestasi itu. Hal itu, agar pihaknya dapat mempertahankan prestasi yang sudah didapat.
"Kita akan terus evaluasi. Setiap capaian yang kita raih sudah terbiasa mengevaluasi diri. Capaian yang didapat kita evaluasi karena ada peregantian siswa. Mulai dari proses pembinaan, pendampingan, sehingga tidak terlena. Kami selalu melakukan banyak hal untuk dievaluasi terkait capaian dan target ke depannya," ungkapnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Aksi Curang Peserta UTBK Undip, Selipkan Alat di Telinga hingga Harus Ditangani Dokter THT
-
Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik
-
Fenomena Joki UTBK: Jalan Pintas yang Menjebak Diri Sendiri
-
Konsekuensi Menolak Hasil SNBT 2026, Benarkah Bisa Terkena Blacklist Permanen?
-
5 Cara Tenang Hadapi UTBK 2026 agar Tidak Gemetar saat Ujian
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok