SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melantik Asep Kuswanto sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Balai Kota, Rabu (13/10/2021) kemarin.
Di masa awal masa jabatannya, Asep berencana mempercepat pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF).
Asep menyebut pembangunan ITF merupakan salah satu bagian dari Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Karena itu, di sisa satu tahun masa jabatan Anies, proyek tersebut harus segera dikebut.
"Tugas pertama itu menyelesaikan kegiatan strategis daerah dari pak gubernur dan RPJMD, termasuk ITF.Karena memang ITF ini menjadi bagian janjinya pak gubernur," ujar Asep kepada wartawan, Kamis (14/10/2021).
Sejak dicanangkan, proyek ITF ini memang mandek. Bahkan, saat ini pembuatan fasilitas pengolahan sampah yang dikerjakan BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan Sarana Jaya baru sampai tahap prakonstruksi.
"Kami minta kepada BUMD Jakpro dan Pembangunan Sarana Jaya supaya bisa mempercepat prosesnya," ujarnya.
Sesuai dengan perencanaan, ITF bakal dibangun di empat lokasi berbeda. Rinciannya, ITF di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan dibangun Sarana Jaya dan di kawasan Jakarta Utara dan Barat oleh Jakpro.
Bahkan untuk di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur saat ini masih dalam tahap lelang proyek.
"Untuk ITF di selatan dan timur itu masih dalam proses pemilihan calon pemenang (tender). Mudah-mudahan di pertengahan tahun depan sudah bisa terpilih calon mitranya," kata dia.
Baca Juga: Anies Resmikan Pembangunan Kampung Susun Kunir di Jakarta Barat
Untuk progres yang lebih maju, ITF Sunter Jakarta Barat sudah mulai digarap oleh PT Wika.
"Kalau Jakpro di ITF Sunter itu (nilai investasi) sekira Rp5,2 triliun. Untuk lainnya kisaran di Rp4 triliun, ini murni pihak ketiga, bukan dari APBD," pungkasnya.
Sebelumnya, pembangunan proyek pengolahan sampah Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara dipastikan molor selama dua tahun. Pasalnya, hingga saat ini proyek tersebut masih belum juga mulai dikerjakan.
Berdasarkan rencana awal, ITF Sunter seharusnya mulai dibangun pada tahun Januari 2020 dan selesai tahun 2022.
Namun, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Syaripudin kali ini menggeser target penyelesaian ke tahun 2024.
"ITF Sunter kan baru berjalan semua. Kalau berbicara beroperasi, idealnya 2024. Kan sekarang sudah 2021," ujar Syaripudin di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/9/2021).
Berita Terkait
-
Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?
-
Pramono Ajak Anies Nonton Persija Bareng di JIS: Legacy-nya Sekarang Bisa Dinikmati
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dihapus: Benarkah Sepi, Bikin Macet, dan Tak Dibutuhkan?
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas
-
Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles