SuaraJakarta.id - MS terduga korban pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerjanya di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, hingga saat ini masih mengalami gangguan psikis. Akibatnya ia susah tidur.
Hal itu diungkapkan kuasa hukum MS, Muhammad Mualimin. Ia mengungkapkan belum lama ini mendampingi MS berobat ke Rumah Sakit Polri.
Biaya pengobatan ditanggung sendiri oleh MS, menggunakan sisa tabungan pribadinya.
“MS berobat ke psikiater RS Polri dengan biaya pribadi, dengan sisa sisa tabungan yang dimilikinya,” kata Mualimin kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).
Selaku kuasa hukum, Mualimin berharap agar biaya pengobatan kliennya dapat ditanggung oleh KPI atau LPSK.
“Tapi saya sarankan segala bukti bayar atau kuitansi agar disimpan, termasuk struk beli obat, siapa tahu nanti semua diganti atau ditanggung KPI-LPSK,” ujarnya.
Mualimin menjelaskan, MS memilih menjalani pengobatan karena sudah tidak kuat dengan gangguan psikis yang dialami pasca diduga mengalami pelecehan dan perundungan selama bertahun-tahun.
“MS merasa tidak dapat menunggu lebih lama lagi. Dia butuh diobati kejiwaannya dan ingin mendapat obat supaya kualitas tidurnya membaik. Juga untuk mengurangi stres yang selama beberapa tahun belakangan dialaminya,” kata Mualimin.
Baca Juga: Update Kasus Pelecehan di KPI, MS Selalu Menangis Tiap Diperiksa Tim Dokter RS Polri
Berita Terkait
-
LPSK Siap Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan
-
Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia
-
Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
7 Sepatu Lari Tanpa Tali yang Praktis untuk Lari Sore, Tinggal Pakai Langsung Jalan
-
Anniversary Merlynn Park Hotel: 16 Years of Transformation Hospitality Beyond Excellence
-
Viral Visual Balita di Kemasan: Salah Tafsir atau Kurang Memahami Konteks?
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Guru Besar Universitas Jayabaya Desak Revolusi Hukum Kepailitan Demi Ekonomi Nasional