SuaraJakarta.id - Petinju Indonesia Daud Yordan mengincar kemenangan KO saat menghadapi petinju tuan rumah Thailand, Rachata Khaophimai.
Duel antara Daud Yordan vs Rachata Khaophimai akan berlangsung di World Siam Stadium, Bangkok, Jumat (19/11/2021).
Kejuaraan tinju dunia tersebut akan memperebutkan sabuk juara kelas ringan super WBC Asia sebanyak 10 ronde.
Tampil di depan publik lawan, Daud Yordan optimistis mampu meraih kemenangan KO.
"Target saya menang KO. Yang jelas tidak sampai 10 ronde. Di bawah 10 ronde, bisa sembilan ke bawah (harus bisa KO)," kata Daud Yordan kepada Suara.com, Jumat (19/11/2021).
"Bertanding di negara orang sangat riskan (jika berharap menang angka). Maka kemenangan KO harus mutlak didapatkan. Dengan kemenangan itu akan menandai bahwa tinju Indonesia tak kalah, kita hebat, buktikan kepada dunia bahwa kita berani tanding di kandang lawan dan menang pastinya," tambah Daud.
Daud Yordan yang berusia 34 tahun akan menghadapi petinju yang secara usia terpaut jauh di bawahnya, yakni 18 tahun.
Kendati begitu, petinju berjuluk Cino ini tak gentar. Daud Yordan percaya diri dengan pengalaman dan mental tandingnya bisa meraih kemenangan yang diinginkan.
Baca Juga: Daud Yordan vs Rachata Khaophimai: Kalah Fisik, Chino Andalkan Pengalaman
"Jelas ada plus minusnya untuk saya. Secara fisik lawan lebih muda. Tapi itu tak jadi jaminan sama sekali, karena dunia tinju bukan olahraga matematis," kata Daud Yordan.
"Saya pernah berada di usia seperti dia, jadi saya tahu dan itu yang akan saya ‘mainkan’ nanti malam," pungkas Daud Yordan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok