Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Jum'at, 21 Januari 2022 | 21:56 WIB
Politisi muda PSI Tsamara Amany. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

SuaraJakarta.id - Lembaga survei Nusantara Strategic Network (NSN) menilai politisi muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany Alatas dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memiliki potensi besar menjadi calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta pada Pilkada 2024.

"Tsamara Amany menjadi Cawagub favorit DKI Jakarta yang cocok dipasangkan dengan nama-nama yang ada dalam bursa calon gubernur (cagub)," kata Direktur Program NSN, Riandi, Jumat (21/1/2022).

Lembaga survei NSN mensurvei 400 responden mewakili seluruh wilayah DKI Jakarta dengan metode multistage random sampling dan pengambilan data secara tatap muka menerapkan protokol kesehatan pada 5-15 Januari 2022.

Tingkat kesalahan atau margin of error survei sebesar 4,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Juga: Titik Banjir Jakarta Meluas, Tri Rismaharini Masuk Bursa Cagub pada Pilkada DKI

Dari hasil survei tersebut beberapa nama muncul sebagai calon gubernur potensial untuk memimpin DKI Jakarta, antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Petahana Anies Baswedan, dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria.

Dari simulasi hasil survei menunjukkan, pasangan Ganjar-Tsamara Amany Alatas mendapatkan dukungan sebanyak 34,5 persen, Riza-Tsamara (28,5 persen), dan Risma-Tsamara (21,0 persen).

"Ketika dipasangkan dengan Anies yang notabene kerap berseberangan sikap dengan PSI pun tetap mendapat dukungan sebesar 14,3 persen," tutur Riandi.

Selain itu, pasangan Ganjar-Bima Arya mendapat dukungan sebanyak 30,8 persen, Riza-Arya Bima (27,8 persen), Anies-Bima Arya (19,0 persen), Risma-Bima Arya (14,5 persen), dan sisanya tidak tahu/tidak jawab (7,9 persen).

Sementara itu, sosok Risma paling banyak mendapat dukungan jika dipasangkan dengan Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki meraih 28,0 persen.

Baca Juga: Masuk Bursa Cagub di Pilkada DKI Jakarta, Tri Rismaharini: Demi Allah, Saya Tak Pernah Meminta Jabatan

Simulasi lainnya, Zaki Iskandar dipasangkan dengan Ariza (22,5 persen), Ganjar-Zaki (19,5 persen), Anies-Zaki (16,3 persen), dan sisanya tidak tahu/tidak jawab (13,7 persen).

Load More