SuaraJakarta.id - Hal pertama yang akan diperhatikan seseorang ketika mengunjungi website adalah warna. Ketika pemilihan warnanya tidak tepat, orang pun akan langsung keluar dari situs tersebut. Sebaliknya, bila kombinasi warna yang dipilih bagus, orang akan betah dan ingin mencari lebih banyak informasi dari situsnya.
Lantas, bagaimana sih memilih warna yang tepat untuk sebuah situs? Ikuti terus ulasan ini untuk mendapatkan informasinya.
Lebih Detail tentang Skema Warna Website
Skema warna sebuah website ialah sekumpulan warna yang sudah dipilih oleh desainer yang digunakan untuk mendesain sebuah website. Banyak orang menyebutnya palet warna. Namun, pada dasarnya setiap warna yang ada, dapat dipakai untuk semua elemen situs web. Artinya, warna yang sudah dipakai pun, dapat diaplikasikan untuk komponen lainnya. Hanya saja, tata letaknya yang perlu mendapat perlakuan khusus agar desain tetap tampak menarik untuk dilihat.
Pada umumnya, palet warna dibagi menjadi 2, yaitu primer dan sekunder. Warna primer biasanya akan lebih dominan dalam desain web, biasa digunakan untuk latar belakang, logo, atau menu.
Sedangkan warna sekunder dipakai untuk penambahan aksen atau corak pada desain, agar tampilan semakin cantik dan menarik. Sebab, kombinasi yang tepat di antara warna-warna primer dan sekunder akan dapat memberikan tampilan visual yang lebih variatif tetapi tetap konsisten.
Baca juga: Cara Menambahkan Bisnis di Google Map
Konsistensi dalam desain sebuah website memiliki nilai dasar yang dapat menonjolkan kepribadian dan identitas merek sebab pemakaian gaya dan warna yang berulang akan menghasilkan asosiasi antara audiens dengan merek tersebut.
Tetapi, sebuah desain website tidak akan bisa dinikmati oleh target audiens tanpa hosting dan beli domain. Dengan adanya domain dan hosting, desain web akan dapat dilihat banyak orang.
Baca Juga: 4 Keahlian Penting yang Wajib Dimiliki Generasi Milenial
Alasan Warna Desain Web Begitu Penting
Warna dalam sebuah desain website memiliki peran yang sangat penting. Mengapa demikian? Temukan alasannya di sini.
1. Melahirkan Identitas Visual
Pilihan kombinasi warna yang tepat dalam sebuah desain web, akan melahirkan sebuah identitas visual bagi brand bisnis Anda. Dari situlah, merek akan bergema di pikiran calon pelanggan. Inilah tahap pengenalan merek.
Bentuk visual itulah yang nantinya menjadi media perantara dalam berkomunikasi antara tim pemasaran dan audiens. Sebab, di dalam desain itu, akan ada persona pengguna yang direalisasikan dalam satu palet warna.
2. Menghasilkan Koneksi Emosional
Berita Terkait
-
BPJS Kesehatan: Penilaian Teknologi Kesehatan Dukung Peningkatan Mutu Layanan JKN
-
Prasasti adalah: Pengertian Prasasti Serta Fungsi dan Mediumnya
-
ITERA Mencari Rektor Baru, Ini Syaratnya
-
Tantangan Baru Pengelola Kearsipan di Era Teknologi Digital
-
Isi Prasasti Situs Gemekan Mojokerto Menyebut Tentang Kutukan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Cek Fakta: Benarkah Serangan Iran Hancurkan Kilang Israel? Ini Faktanya
-
ART Belum Kembali Usai Lebaran? Ini 7 Cara Biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Drama Kewalahan
-
Puncak Arus Balik 28-29 Maret, Baru 36 Persen Kendaraan Menyeberang dari Sumatera ke Jawa