SuaraJakarta.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, August Hamonangan menilai Pemprov DKI Jakarta harus bertindak tegas dan fokus tangani pengendalian polusi udara di Marunda, Jakarta Utara.
August mengatakan, polusi udara di wilayah Marunda masuk dalam kategori mengkhawatirkan akibat adanya aktivitas pertambangan batu bara milik PT KCN.
"Kami tau polusi di Jakarta memang mengkhawatirkan. Tapi Marunda ini sudah masuk kasus berbahaya. Pemprov DKI tolong tindak tegas. Jangan sampai warga sakit dulu baru bergerak," ujar August, di Jakarta, Rabu (16/3/2022).
August meminta Pemprov DKI untuk melaksanakan kewajiban sesuai dengan guguatan warga yang dikabulkan Majelis Hakim pada September 2021 lalu tentang pencemaran udara.
Dia berharap Pemprov DKI serius menjalankan gugatan warga.
"Pemprov DKI perlu ingat, pada 2021 lalu Majelis Hakim mengabulkan gugatan warga Jakarta tentang pencemaran udara. Isinya Pemprov harus melakukan pengawasan yang ketat. Kalau perlu lakukan penjatuhan sanksi kepada siapapun tanpa kecuali," tegas August.
August menyebut polusi udara tidak mengenal batas administrasi. Ia meminta Pemprov untuk melakukan dialog bersama warga yang berada di sekitar wilayah DKI Jakarta.
"Pencemaran udara ini bisa berdampak dari dan ke seluruh daerah. Namanya udara, ya tidak kenal batas administrasi. Jadi, kami mohon Pemprov DKI buka ruang diskusi. Ajak kolaborasi bersama wilayah sekitar Jakarta, lakukan sidak ke industri atau pabrik yang nakal, kasih sanksi," tutup August.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Baca Juga: Tak Mau Kalah, Pemprov DKI Buka Peluang Gelar Parade Formula E seperti MotoGP
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar