SuaraJakarta.id - Polsek Cengkareng masih mendalami kasus pencabulan anak berinisial LN (11) oleh pamannya sendiri berinisial S (52), dan dua pria lainnya, U dan A, yang merupakan tetangga korban.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Ali Barokah mengatakan, dari tiga orang terduga pelaku, satu diantaranya telah ditahan yakni S.
Sementara U saat ini masih berstatus sebagai saksi. Polisi belum menahan U lantaran kurangnya alat bukti. Sementara A hingga kini masih buron.
"Satu sudah ditahan. Satu sudah kita amankan cuma karena kurang alat bukti statusnya masih jadi saksi. Satu masih buron," kata Ali saat dikonfirmasi, Jumat (20/5/2022).
Ali mengatakan, korban telah dicabuli pamannya selama 3 tahun. Namun baru akhir-akhir ini kasus paman cabuli ponakan itu terungkap.
Hal ini setelah korban baru memberitahukan orangtuanya lantaran mengeluhkan sakit di bagian kemaluan.
Korban memendam rahasia selama tiga tahun lantaran merasa takut. Sebab, saat itu korban mendapat ancaman dari pamannya.
"Dari pengakuan korban sih ada paksaan, terus dibilang jangan cerita ke orang lain gitu. Ya mungkin anak kecil jadi takut. Dari pamannya juga dikasih uang jajan. Pamannya sih mengakunya pernah memberikan uang Rp 10 ribu buat jajan," ujar Ali.
Ali menegaskan, ketiga terduga pelaku tidak melakukan aksi bejat itu secara bersamaan.
Baca Juga: Polisi Bekuk Komplotan Curanmor di Jakbar, Pakai Modus Lama: Pura-Pura Adik Dipukul Korban
"Mereka melakukannya gak secara bersamaan atau bergantian. Jadi ya masing-masing aja," tutupnya.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?