SuaraJakarta.id - Sebanyak delapan pelajar diamankan petugas Polres Metro Jakarta Timur. Diduga mereka hendak tawuran di Flyover Pasar Rebo, Rabu (25/5/2022) sore.
Mirisnya, satu di antara delapan pelajar yang diamankan tersebut masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Khairuddin mengatakan, para pelajar tersebut diamankan saat sedang berkumpul menunggu kelompok musuh.
"Ada delapan pelajar. Satu masih SD kelas VI, kemudian tujuh masih kelas 8, yang membawa senjata tajam ada enam," kata Khairuddin, Rabu (25/5/5/2022).
Tak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa enam celurit, dua pedang dan sebilah pedang yang disembunyikan dalam satu tas gitar.
Kepada petugas, para pelajar tersebut mengaku membeli senjata tajam berupa pedang melalui aplikasi jual beli online seharga Rp 60 ribu.
Khairuddin menerangkan, sebenarnya ada lebih dari delapan pelajar yang sedang berkumpul menunggu kelompok musuh.
Namun beberapa di antaranya telah melarikan diri saat petugas datang ke lokasi.
"Untuk selanjutnya, mungkin nanti kita akan serahkan ke Serse (Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur) dulu, nanti proses selanjutnya akan ditindaklanjuti sama Serse," ujar Khairuddin.
Baca Juga: Gerombolan Keluar Gang, Pelajar SMP di Ciracas Cegat dan Nyaris Sabet Pemotor Pakai Celurit
Berita Terkait
-
Gerombolan Keluar Gang, Pelajar SMP di Ciracas Cegat dan Nyaris Sabet Pemotor Pakai Celurit
-
Tawuran Pecah di Kota Bekasi, 2 Kelompok Remaja Saling Serang Gunakan Senjata Tajam, Netizen: Lempar ke Nusakambangan
-
Viral! Aksi Tawuran Di Bekasi, Empat Malam Tak Berhenti, Ada Yang Bawa Celurit Ukuran Jumbo
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok