Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Jum'at, 03 Juni 2022 | 19:24 WIB
Gitaris band Kahitna Andrie Bayuadie di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (3/6/2022). (Matamata.com/Rena Pangesti)

SuaraJakarta.id - Gitaris Kahitna Andrie Bayuajie ditangkap polisi terkait penyalahgunaan narkotika obat penenang Valdimex Diazepam. Ia membeli obat itu dari marketplace (pasar online).

Terkait ini, Polda Metro Jaya akan memanggil marketplace penjual obat psikotropika ke Andrie Bayuajie.

"Kita sudah kantongi nama-namanya dan kita akan melakukan komunikasi dan koordinasi agar tidak melakukan pengiriman atau tidak membantu pengiriman barang-barang berbahaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (3/6/2022).

Endra mengatakan, Andrie Bayuajie sudah melakukan 12 kali pembelian Valdimex Diazepam atau psikotropika golongan empat secara online di marketplace tersebut.

Baca Juga: Gitaris Kahitna Gunakan Psikotropika Diazepam, Kenali Ragam Jenis dan Kegunaan Obat Penenang Lainnya

Endra belum bisa memastikan apakah pasar online tersebut dapat dikenakan sanksi pidana atau tidak.

"Semua tergantung hasil dari pemeriksaan mereka," jelas Endra.

Awalnya Andrie mengonsumsi obat tersebut sesuai dengan ketentuan resep dokter.

Gitaris Kahitna Andrie Bayuajie saat dihadirkan di Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus penyalahgunaan narkotika obat penenang Valdimex Diazepam, Jumat (3/6/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

Namun sejak 2020 sampai 2022, Andrie mulai membeli obat tersebut tanpa resep dokter.

"Kita mendapatkan bukti rekaman kegiatan yang dilakukan oleh tersangka terkait obat ini yaitu mulai Agustus 2020 sampai Mei 2022," kata Zulpan.

Baca Juga: Gitaris Kahitna Andrie Bayuadjie Beli Obat Penenang Via Online

Lebih lanjut, Zulpan menjelaskan Andrie mengaku mengkonsumsi obat-obatan tersebut untuk menenangkan diri.

Load More