SuaraJakarta.id - Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang, menggelar sidang perdana gugatan perdata terhadap Holywings, Rabu (8/3/2022). Namun sidang ditunda lantaran pihak Holywings tak ada yang hadir.
Kuasa hukum penggugat, Hendarsam Marantoko menyayangkan lantaran tak ada pihak Holywings yang hadir dalam sidang perdana tersebut.
"Kami sudah hadir full tim pada saat ini, prinsipal juga sudah hadir. Tapi yang sangat kami sayangkan ternyata para tergugat Holywings grup tidak hadir dalam persidangan kali ini," katanya, Rabu (3/8/2022).
Hendarsam menerangkan, akibat tidak hadirnya pihak Holywings persidangan perdata itu ditunda selama tiga pekan yakni hingga 24 Agustus 2022 mendatang.
"Infonya ini ditunda dalam jangka waktu tiga minggu yaitu 24 Agustus 2022 dikarenakan butuh waktu untuk relas. Karena salah satu tergugat juga ada di PN Jakarta Utara," terangnya.
Terkait materi gugatan, Hendarsam menyebut, lantaran merasa tersakiti akibat promo miras yang dibuat Holywings dengan mencantumkan nama Nabi Muhammad SAW.
Dalam gugatan itu, lanjut Hendarsam, pihaknya menuntut kerugian immateriil Rp 50 miliar dan materiil Rp 50 miliar.
"Di awal gugatan bahwa legal standing kita prinsipal ini adalah seorang muslim yang kebetulan juga sama dengan Nabiyullah kami Nabi Muhammad SAW, merasa tersakiti dengan promo miras yang dilakukan oleh Holywings. Ini semata-mata bukan untuk kepentingan kami atau kepentingan prinsipal, tapi akan kami sumbangkan ke Baznas," paparnya.
Senada diungkapkan Sunan Kalijaga yang tergabung dalam tim hukum penggugat Holywings itu.
Baca Juga: Ini Identitas Pria yang Viral Telantar di Kolong Flyover Tangerang, Warga Cisarua Bogor
Sunan Kalijaga menyayangkan lantaran tidak ada pihak Holywings yang hadir dalam sidang perdana tersebut.
Padahal, lanjutnya, di pihak tergugat ada pengacara senior yang harusnya mengindahkan panggilan hukum.
"Itu yang saya sangat sayangkan, karena harusnya seorang pengacara senior itu bisa memberikan contoh, baik itu kepada kami advokat-advokat muda ataupun kepada masyarakat," ungkap Sunan.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Guru Besar Universitas Jayabaya Desak Revolusi Hukum Kepailitan Demi Ekonomi Nasional
-
Dukung Wellness Tourism, Kara Hadirkan Kebaikan Kelapa di BaliSpirit Festival 2026
-
10 Rute Sepeda Pagi di Jakarta dengan View Gedung Mewah, Favorit Pesepeda Dalkot
-
5 Sepatu Lari Minimalis yang Cocok Dipadukan dengan Celana Chino Kantor, Nyaman dan Tetap Rapi
-
5 Sepatu Running All White yang Nyaman Dipakai Seharian, Tetap Stylish untuk Nongkrong