SuaraJakarta.id - Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta sedang mempersiapkan nama kandidat calon Penjabat (Pj) Gubernur pengganti Anies Baswedan yang akan lengser sekitar satu bulan lagi. Nantinya nama yang ditentukan bakal diusulkan kepada pimpinan DPRD DKI.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Nasrullah menyebut pihaknya sudah mengantungi sejumlah nama kandidat Pj. Namun, ia belum mau mengumumkan sebelum nantinya DPRD memulai mekanisme pembahasan.
"Nama (kandidat Pj) ada. Cuman memang kami harus bahas lagi dengan kriteria-kriteria yang ada. Kan (Pj Gubernur DKI) harus pegawai negeri yang aktif, eselon 1. Tapi, belum bisa di kasih tahu," ujar Nasrullah saat dikonfirmasi, Senin (5/9/2022).
Belakangan ini, ada tiga nama yang santer disebut menjadi kandidat Pj Gubernur. Di antaranya adalah Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Periode 2008-2013 Juri Ardiantoro, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali.
Nasrullah menyebut ketiga nama itu juga masuk pertimbangan PKS untuk diusulkan nanti. Terlebih lagi memang ketiganya memenuhi kriteria persyaratan menjadi pengganti Anies.
"Iya, (ketiga nama itu) masuk juga. Kami kan melihat kemungkinan siapa yang bisa lebih pantas, bisa bekerjasama, bisa berkoordinsi kepentingan-kepentingan politik lainnya," tutur dia.
Nama lainnya di luar ketiga itu, Nasrullah menyebut pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.
"Ya kan kami adanya di Ibu Kota, enhhak mungkin DPP kami lewati. Minimal kami konsultasi (ke DPP PKS), kan begitu," pungkasnya.
Diketahui, DPRD DKI Jakarta berencana memberikan usulan tiga nama calon Penjabat (Pj) Gubernur pengganti Anies Baswedan pada tahun 2022-2024. Pembahasan untuk menentukan ketiga nama itu akan segera dilakukan.
Baca Juga: Jimly Assiddiqie Jagokan Sosok Ini Buat Gantikan Posisi Gubernur DKI Anies Baswedan
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani. Ia mengatakan surat dari Kemendagri sudah diterima Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.
"Surat (pengusulan nama calon Pj) dari Kemendagri baru masuk kemarin, begitu infonya dari Ketua Dewan. Pasti akan dibahas oleh Dewan (DPRD) sebelum diserahkan ke Kemendagri," ujar Rani saat dikonfirmasi, Kamis (1/9/2022).
Kendati demikian, Rani belum bisa memastikan kapan pembahasan tiga nama calon Pj itu akan dilakukan.
Saat ini, DPRD DKI sedang melakukan pembahasan rancangan perda mengenai pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021. Pihaknya masih fokus menyelesaikan urusan ini karena sedang targetnya harus rampung sebelum masa jabatan Anies berakhir pada 16 Oktober 2022.
"Jadi kita belum bahas hal tersebut di DPRD karena saat ini masih fokus pada pembahasan APBD-PJ (pertangggungjawaban APBD tahun anggaran) 2021," pungkas Rani.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap bakal ada enam nama calon penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta yang diajukan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggantikan Anies Baswedan.
Berita Terkait
-
Sukses Laksanakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih se-Indonesia, Kemendagri Terima Rekor Dunia MURI
-
Duit Sisa Rp9,72 Triliun, DPRD DKI Sebut Anak Buah Anies Tak Becus Gunakan APBD 2021
-
Jimly Assiddiqie Jagokan Sosok Ini Buat Gantikan Posisi Gubernur DKI Anies Baswedan
-
Biar Langsung Kerja, Pengamat Sarankan Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan dari Internal Kemendagri
-
Tri Tito Karnavian: Pemerintah Apresiasi Kegiatan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga dan UMKM
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Cak Fakta: Benarkah Menteri Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026?
-
7 Mobil Daihatsu Bekas untuk Pemula, Perawatannya Murah dan Tidak Ribet
-
8 Alasan Honda Civic Batman Bekas untuk Anak Mobil, Sedan Ganteng yang Tak Lekang Zaman
-
7 Pilihan Mobil Bekas yang Bisa Diandalkan untuk Perjalanan Sehari-hari Tanpa Was-was
-
Cek Fakta: Viral Menag RI Sebut Dua Juta Umat Muslim Murtad Tiap Tahun, Ini Faktanya!