SuaraJakarta.id - Aparat kepolisian bakal melakukan upaya mediasi terkait kasus penganiayaan yang dialami oleh seorang mahasiswi berinisial AP (22) oleh istri driver ojek online (ojol) di Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Sabtu (17/9/2022) lantaran dituduh perebut laki orang atau pelakor.
"Iya mediasi, karena kasusnya miskomunikasi," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Nazirwan saat dikonfirmasi, Senin (26/9/2022).
Nazirwan menyebut polisi sudah memeriksa AP beserta pelaku. Dia mengatakan kasus tersebut hanya kasus penganiayaan ringan.
"Sudah (diperiksa korban dan pelaku). Kondisinya tuh penganiayaan ringan," jelas dia.
Meski begitu, Nazirwan mengungkapkan kasus tersebut tetap bakal didalami lebih lanjut.
"Didalami dulu, berkasnya berlanjut," ungkap Nazirwan.
Korban Dituduh Pelakor
Sebelumnya, AP (22) dilaporkan dianiaya oleh istri seorang driver ojek online (ojol) di indekosnya di wilayah Pesanggarahan, Jakarta Selatan pada Sabtu (17/9/2022). Peristiwa itu viral di media sosial.
Kejadian penganiayaan itu diunggah oleh akun Instagram @info_ciledug. Dalam narasinya dijelaskan AP dianiaya lantaran dituduh selingkuh alias pelakor oleh pelaku.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Bekuk Empat Pelaku Penganiayaan Pemuda di Pesanggrahan
Mulanya, AP memesan jasa driver ojol untuk pulang ke indekosnya. Saat itu, driver ojol sedang melakukan panggilan video dengan istrinya.
"Gua pesan ojol dari kampus mau ke kosan di Jalan Madrasah. Pas sampai tempat driver-nya, dia lagi video call. Posisi HP-nya ditaruh di motor, kayaknya gua masuk ke video call-nya," kata AP seperti ditulis akun @info_ciledug dikutip Suara.com, Rabu (21/9/2022).
Setibanya di indekosnya, AP ditelepon oleh seorang wanita yang ternyata istri driver ojol tersebut. Tak berselang lama, istri driver ojol itu sudah berada di depan indekos AP.
Di sana, AP dan pelaku terlibat cekcok. Dalam video, tampak mahasiswi tersebut mengalami pemukulan yang dilakukan oleh pelaku.
"Dia cemburu dan nuduh gua meluk-meluk suaminya di motor. Gua bilang jangan asal nuduh kalau enggak ada buktinya, ibu itu malah makin marah. Dia narik-narik baju gua sampai akhirnya ngejambak juga," ujar AP.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Bekuk Empat Pelaku Penganiayaan Pemuda di Pesanggrahan
-
Terungkap, Dalang Penganiayaan Pria di Pesanggrahan Ternyata Eks Pacar Korban
-
Kepala Nyaris Terbelah Diserang Pakai Palu dan Golok, Sang Mantan Pacar dan Orang Suruhannya Kini jadi Tersangka
-
Istri Sopir Ojol Cemburu Buta! Penumpang Suaminya Dijambak-jambak, Dituduh jadi Pelakor
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
Recap Gaya Lari Sudirman: 7 Tren Sepatu Paling Mencuri Perhatian Bulan Ini, Stylish & Nyaman