SuaraJakarta.id - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menagih janji soal sosok 'Si Cantik' yang menjadi polemik di PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Namun, sosok yang dicari ini tak juga diketahui.
Dalam rapat lanjutan Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI membahas rancangan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2023 di Grand Cempaka, Prasetio menagih janji Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto untuk membawa 'Si Cantik'.
Sebelumnya, Widi sendiri memang sudah berjanji mendatangkannya pada rapat kemarin.
"Mana janji lu (Widi) bawa Si Cantik?" ujar Prasetio kepada Widi, Kamis (3/11/2022).
Widi mengaku sudah membicarakan soal Si Cantik ini di internalnya. Ia pun ingin membahas soal ini dengan Prasetio secara empat mata.
"Tadi barusan rapat di internal kita, saya cari siapa si cantik di sini. Nanti ngobrol dengan bapak langsung," kata Widi.
Prasetio pun tak terima dan meminta Widi menjelaskan soal Si Cantik di dalam rapat Banggar ini.
"Saya nggak mau ngobrol-ngobrol, saya maunya di forum ini," ucapnya.
Widi pun menyatakan tak ada sosok yang dimaksud berdasarkan keterangan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Jakpro dan jajarannya yang lain.
Baca Juga: Balapan Sudah Lewat Lima Bulan, Audit Formula E Baru Selesai Bulan Depan
Begitu juga dengan kasus pencopotan 20 Kepala Divisi yang disebut karena adanya sosok Si Cantik ini juga dibantahnya.
"Saya kroscek langsung ke Direktur SDM yang Si Cantik tadi pak. Itu dibilang tidak ada sama sekali. Mohon nanti kalau ada waktu nanti kita cari lagi," ucap Widi.
Prasetio yang tak puas dengan jawaban Widi pun akhirnya hanya mewanti-wanti Widi agar jangan ada tindakan kolusi dan nepotisme di internal Jakpro.
Sebelumnya, tiga karangan bunga berisi protes terhadap PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terpajang di Balai Kota DKI Jakarta.
Dari tulisannya, terdapat dugaan nepotisme dalam tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu.
Salah satu karangan bunga berisi sindiran kepada pihak Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) bernama M Taufiq. Sebab, pengirim mengaku merupakan 20 Kepala Divisi (Kadiv) baru di Jakpro yang merupakan hasil nepotisme.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up
-
Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan