Kendati demikian, Gunung juga menyebut pihaknya masih memiliki utang atas gelaran balap mobil listrik itu sebesar Rp 49 miliar per 30 September 2022. Namun, laporan terakhir yang didapat saat ini utang itu hanya tersisa Rp19 miliar.
"Jadi, untuk utang usaha per 30 September itu masih tercatat Rp 49 miliar. Namun, per hari ini, (utang) sudah tersisa hanya Rp 19 miliar," pungkasnya.
Selain itu, Gilbert juga mencurigai nilai keuntungan Formula E Rp6,2 miliar yang disampaikan Jakpro. Ia menduga laba bersih sebenarnya yang didapat dari ajang balap mobil listrik itu lebih rendah dari yang disampaikan.
Menurut Gilbert, dasar penghitungan yang disampaikan masih belum jelas. Pihak Jakpro disebutnya tak menghitung uang komitmen atau commitment fee Rp560 miliar yang sudah disetor ke Formula E Operation (FEO) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) DKI dan biaya pelaksanaannya.
"Perhitungan itu belum jelas dasarnya. Saya melihat biaya commitment fee dan biaya pelaksanaan belum masuk," ucapnya.
Ketimbang mempercayai laporan keuangan Formula E yang disampaikan Jakpro, ia memilih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia juga mempertanyakan mengapa tidak ada Kantor Akuntan Publik (KAP) yang tak mau mengaudit Formula E.
"Pastinya kita tunggu BPK. Auditor publik tidak ada yang mau audit. Itu sangat aneh," pungkasnya.
Sebelumnya, eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali membangga-banggakan penyelenggaraan Formula E 4 Juni lalu. Ia menyebut ajang balap mobil listrik ini memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat.
Anies bahkan mengatakan, Formula E memberikan dampak ekonomi senilai Rp 2,6 triliun bagi ibu kota. Ia menyebut data ini merupakan hasil riset dari Insititute for Development of Economic and Finance (INDEF).
Baca Juga: Jakpro Klaim Formula E Untung Rp6,4 Miliar, Gilbert PDIP Yakin Jumlahnya Lebih Rendah
"Kegiatan Formula E yang kemarin juga memberikan dampak ekonomi yang sangat signifikan. Studi dilakukan oleh INDEF menunjukkan dampak ekonomu mencapai Rp2,6 triliun," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/6/2022).
Tak hanya itu, bahkan Formula E Jakarta disebutnya memberikan dampak pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) senilai 0,1 persen atau 0,08 menurut data INDEF. Ia mengaku bersyukur karena capaian ini.
"Ini adalah angka yang cukup tinggi dan ikut meningkatkan pertumbuhan PDRB di Jakarta sebesar 0,1 persen," ucapnya.
Selain itu, Anies juga menyebut penonton Formula E Jakarta kebanyakan atau 45 persen adalah generasi milenial. Ia menyebut secara edukasi Foemula E telah memberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan energi bersih dan terbarukan pada anak muda.
"Artinya E Prix ini adalah moda sangat efektif mengenalkan mindset baru yang kita dorong ke generasi mendatang, terutama terkait dengan kegiatan yang ramah lingkungan, ekonomi yang berkelanjutan," ucapnya.
Bahkan, ia menyebut 42 persen pengunjung menyatakan tertarik dengan konsep kota yang berkelanjutan. 92 persen juga menyatakan puas dengan gelaran Formula E.
Berita Terkait
-
Jakpro Klaim Formula E Untung Rp6,4 Miliar, Gilbert PDIP Yakin Jumlahnya Lebih Rendah
-
Anies Mau Pamer Rekam Jejak di Jakarta buat Modal Nyapres, Gilbert PDIP: Apanya yang Berhasil?
-
Diminta Bangun Fasilitas Di Ancol Untuk Bayar Utang, PT Jakpro: Dananya Sudah Ada
-
Dirut Jakpro Gelagapan Dicecar Soal Revisi Studi Kelayakan Formula E, DPRD DKI: Sekarang Siapa Mau Tanggung Jawab?
-
Penyelenggaraan Formula E Jakarta Catatkan Cuan Rp 6,4 Miliar Lebih
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Jarang Diketahui! Cara Hemat Naik LRT & MRT Jakarta, Bisa Irit Ratusan Ribu Sebulan
-
Akhir Pekan Tanpa Sinyal! Review Digital Detox di Kepulauan Seribu, Tanpa HP Tapi Bikin Ketagihan
-
Berani Jebol Garis Polisi, Aktivis Geruduk Mabes Polri Desak Tangkap Bos Tambang Ilegal di Bolmong
-
April Paling Ajib di NOYA, Saat Musik Global Menyatu dengan Gaya Hidup Urban Jakarta
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering