SuaraJakarta.id - Sebagian besar warga pemilik lahan di sekitar proyek normalisasi Kali Ciliwung, Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, telah menerima kompensasi berupa pembayaran ganti rugi dari pemerintah.
"Dari tiga RW, dua RW sudah berjalan yaitu RW tujuh dan RW tiga. Pada RW tujuh telah dibebaskan sebanyak 40 bidang," kata Camat Pancoran, Jakarta Selatan Alamsyah, Selasa (15/11/2022).
Alamsyah menjelaskan 40 bidang dimaksud adalah rumah baik terkena seluruhnya maupun sebagian, sementara untuk RW tiga ada sekitar 21 bidang yang juga sudah dibayarkan oleh pemerintah, sehingga menurutnya pembongkaran yang dilakukan pemerintah bukanlah penggusuran.
Dia melanjutkan pihaknya hanya melakukan pembongkaran dan perataan pada bidang yang sudah jelas pembayarannya, sementara itu ada satu RW yang masih dalam pemetaan oleh Badan Pertanahan Nasional atau BPN.
Menurut dia, dalam pembongkaran dan perataan yang dilakukan untuk kepentingan Kali Ciliwung, salah satu kesulitan dalam pembongkaran adalah lokasi bidang yang tidak dapat dimasuki alat berat, sehingga membutuhkan waktu lama untuk pembongkaran dan perataan.
Alamsyah mengatakan warga terdampak Proyek Normalisasi Kali Ciliwung yang telah menerima kompensasi pembayaran pembebasan lahan dari pemerintah, telah melakukan pindah mandiri, sehingga pemerintah tidak perlu lagi melakukan relokasi.
Alamsyah belum merinci contoh perkiraan nilai besaran kompensasi per bidang lahan yang diterima warga di daerah itu untuk proyek normalisasi Kali Ciliwung.
Sebelumnya Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan Proyek Normalisasi Kali Ciliwung sepanjang 4,8 kilometer akan dibangun di Manggarai, terutama di wilayah Jakarta Selatan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Puluhan Rumah di Lenteng Agung Dibongkar, FMN UI Sebut Warga dan Mahasiswa Terluka
-
PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)
-
Kejati DKI Telusuri Dugaan Mark Up Rp13,5 Miliar di PLN, Desakan Transparansi Menguat