"Hal pertama yang kami lakukan adalah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Kami sama-sama menyosialisasikan kepada masyarakat terkait penyaluran BSU ini. Kemudian kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, selanjutnya melakukan persiapan berupa perancangan jadwal. Untuk perusahaan yang memiliki penerima BSU minimal 100 pekerja. Kami melakukan metode penyaluran di komunitas. Kami datang menyalurkan BSU di perusahaan tersebut," tuturnya.
Jika dibandingkan penyaluran BLT BBM, penyaluran BSU ini memiliki tantangan berbeda. Gabriela mengakui, penyaluran BSU di komunitas tak semulus saat penyaluran BLT BBM.
"Tantangan BSU, saat penyaluran di komunitas ternyata pekerjanya tersebar di beberapa unit, tidak di satu titik lokasi. Kami dan PIC perusahaan agak ekstra untuk menghubungi pekerja yang bersangkutan. Lebih efektif melalui media sosial atau menghubungi via WhatsApp," katanya.
Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi penyaluran BSU, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi melalui media sosial dan media massa.
"Sosialisasi melalui media sosial, menggandeng radio, Kominfo, email, dan japri ke PIC. Kami berharap penyaluran BSU lancar dan tepat waktu. Semoga semua pihak mendapatkan manfaat," katanya.
Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia, Haris menambahkan, pihaknya telah menyalurkan BSU serentak sejak 2 November 2022. PT Pos Indonesia melakukan berbagai strategi agar target penyaluran bisa tuntas sebelum akhir November, yaitu dengan melakukan sosialisasi di berbagai media elektronik, online, cetak dan media sosial, menambah waktu pelayanan hingga pukul 20.00 WIB hingga Sabtu dan Minggu di Kantor Pos.
"Kami juga menambah petugas atau juru bayar serta mendatangi perusahaan atau komunitas," kata Haris.
Berita Terkait
-
Bersama Pos Indonesia, Kemendag Resmikan Digitalisasi Pasar Rakyat "Pasar Sonder"
-
PT Pos Indonesia dan Kemendag Resmikan Digitalisasi Pasar Rakyat di Kabupaten Minahasa
-
Pos Indonesia Salurkan BSU Hampir 50 Persen
-
Tanda Tangani MoU, Pos Indonesia dan PP Muhammadiyah Sepakat Dukung Produk Layanan Pos
-
Gandeng PT Pos Indonesia, Kemendag Resmikan Digitalisasi Pasar Rakyat di Kabupaten Minahasa
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar