SuaraJakarta.id - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya akan meningkatkan operasi pemberantasan narkoba di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hal ini menjelang Tahun Baru 2023.
"Kita hentikan Jakarta pesta tahun baru dengan narkoba," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa dalam unggahan di akun Instagram @Narkoba_Metro, Senin (5/12/2022).
Mukti menginstruksikan kepada seluruh jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk jeli mengawasi dan mengungkap segala jenis penyalahgunaan narkotika jelang akhir tahun.
Hal itu karena peredaran dan penyalahgunaan narkoba kerap meningkat pada Desember.
"Kita harus antisipasi untuk Desember ini, kita harus bersihkan Jakarta dari narkoba," ujarnya.
Lebih lanjut dia juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk terus mengungkap dan mengembangkan kasus-kasus penyalahgunaan narkotika berskala kecil.
Karena pengungkapan dari kasus-kasus kecil pasti akan mengarah ke pengungkapan kasus yang lebih besar.
"Kembangkan kasus-kasus kecil untuk ungkap kasus-kasus besar. Berdayakan kemampuan untuk ungkap yang besar, mulai dari yang kecil dan tangani secara profesional," ujarnya.
Mukti menargetkan seluruh unit penyidik untuk mengungkap kasus narkoba setiap pekannya dan kinerja setiap unit di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya akan terus dianalisa dan dievaluasi.
Baca Juga: Polda Metro Klaim Temukan Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Apa Itu?
Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya penyelundupan 112 kilogram ganja asal Sumatera yang rencananya akan diedarkan pada malam Tahun Baru 2023.
Ganja kering siap edar tersebut disita dari tangan tiga tersangka yang masih berusia muda yang berinisial RP (17), RS (19), dan RD (18).
Ketiganya ditangkap pada Sabtu (22/10) sekitar pukul 22.30 WIB di Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Berita Terkait
-
Polri Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah Soal Penyitaan Emas dan Uang
-
Polri Minta Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Polisi Tangkap Mahasiswa Bawa Pisau dan Sopir Ambulans Simpan Golok Saat Demo di Menara UOB
-
21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Upacara Kemerdekaan di Tapal Batas, Serasan Jadi Pintu Ekonomi Indonesia
-
Tak Perlu Pusing Budget, Ini Solusi Paket Rapat di Jakarta Pusat yang Bisa Sesuaikan Anggaran
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan