SuaraJakarta.id - DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI tetap membeli alat kesehatan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) meski anggarannya telah digapus dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2023. Alokasi untuk program ini telah diputuskan untuk dialihkan ke Biaya Tak Terduga (BTT).
Dalam rapat Komisi E DPRD DKI, Ketua Komisi E DPRD DKI Iman Satria berharap pembelian alkes ini bisa dilakukan lewat APBD Perubahan.
"Ini alat-alat (yang anggarannya di-drop) kan diperlukan. Saya anjurkan ini dimasukkan kembali di APBD Perubahan, bisa nggak?" tanya Iman kepada pihak Pemprov DKI yang hadir, Kamis (12/1/2023).
Menjawab permintaan Iman, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) menyebut pembelian alkes juga bisa dilakukan lewat mekanisme pengajuan dalam rencana kebutuhan barang milik daerah.
"Kita juga tetap harus mengikuti rekomendasi Kemendagri. Kalau itu memang dianggap perlu dan dibutuhkan, masukkan ke rencana kebutuhan barang milk daerah," kata Michael.
Michael juga mengaminkan upaya membeli alkes lewat APBDP 2023. Namun, ada sejumlah mekanisme pembahasan yang harus dijalankan terlebih dahulu.
"Kami sedang membuat kalender penyusunan anggaran APBD 2023 dan APBDP 2023. Ini akan kami bicarakan dengan TAPD lalu kita ajukan ke dewan untuk kita paparkan setahun ke depan," ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Widyastuti mengatakan pembelian alkes juga bisa dilakukan lewat anggaran untuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) masing-masing RSUD.
Selain itu, bisa juga menggunakan sisa lebih realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran (silpa) tiap RSUD.
"Teman-teman RS memang sebagian menggunakan anggaran BLUD. Jadi pada saat kemarin ada peluang bisa disubsidi, kemudian didorong untuk menggunakan subsidi," pungkas Widyastuti.
Anggaran Dihilangkan
Komisi E DPRD DKI Jakarta menggelar rapat pembahasan hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023, Kamis (12/1/2023). Topik utama dalam rapat ini membahas soal anggaran untuk pengadaan alat kesehatan (alkes) RSUD yang hilang dari APBD 2023.
Anggaran untuk pengadaan alkes sebesar Rp220 miliar ini dialihkan untuk penambahan Biaya Tak Terduga (BTT) DKI. Namun, Komisi E tak terima karena seharusnya pengalihan anggaran untuk BTT tidak diambil dari pengadaan alkes.
Anggota Komisi E DPRD DKI, Basri Baco mengaku kaget dan curiga dengan keputusan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menghapus anggaran untuk pengadaan alkes ini. Pasalnya, evaluasi Kemendagri terhadap APBD 2023 hanya tak membolehkan adanya anggaran yang awalnya tak masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
"Kita kaget sebenarnya. Kita kaget dan curiga. Curiganya apa? Evaluasi Kemendagri tidak mendrop (anggaran alkes) Rp220 miliar," ujar Baco dalam rapat tersebut, Kamis (12/1/2023).
Berita Terkait
-
DPRD Heran Anggaran Rp220 Miliar untuk Beli Alkes di RSUD Dicoret, Kepala BPKD DKI Alasan Lagi ke Toilet
-
Pemprov DKI Hapus Anggaran Rp220 Miliar untuk Pembelian Alkes RSUD, Anggota DPRD Meradang
-
Ditunjuk Jadi Dirut TransJakarta Baru, Ini 3 PR Kuncoro Wibowo
-
Bila ERP Diberlakukan, Hasilnya Diusulkan untuk Meningkatkan Kualitas Transportasi Umum
-
Minta Pemprov DKI Tak Larang Delman Beroperasi di Monas, PSI: Harusnya Dijadikan Daya Tarik Wisata
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Teknologi AI Wearable Makin Berkembang, Rokid Hadir di DTI-CX 2026
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
NHM Teguhkan Komitmen Good Mining Practices melalui Binwas Terpadu ESDM
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional