Meski berpotensi besar, saat ini Pos Indonesia belum dijadikan pilihan utama masyarakat untuk pengiriman barang dan logistik. Ceruk pasar masih didominasi penyedia layanan sejenis.
“Pilihan pasar memilih jasa kurir PT Pos Indonesia masih lebih rendah dibandingkan penyedia jasa kurir sejenis. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pos Indonesia. Namun kita tahu bahwa Pos Indonesia unggul dalam jumlah sebaran outletnya di seluruh Indonesia sampai ke desa-desa. Keunggulan kompetitif dari Pos Indonesia ini yang ke depan perlu terus dioptimalkan. Tinggal kita mendorong bagaimana branding PT Pos ini menjadi pilihan utama konsumen Indonesia,” tuturnya.
Tantangan yang mesti dihadapi Pos Indonesia cukup besar. Saat ini, terdapat 756 penyelenggara pos di Indonesia. Banyaknya penyedia layanan pos tersebut karena wilayah Indonesia yang luas dan tersebar.
Direktur Pos Ditjen PPI Kementerian Komunikasi dan Informatika, Gunawan Hutagalung, menyebutkan Pos Indonesia memiliki lima keuntungan bila menyelenggarakan layanan pos.
“Pertama, PT Pos Indonesia memiliki jaringan di seluruh wilayah NKRI yang terdiri dari 24 ribu titik layanan yang menjangkau 100% kota/kabupaten. Hampir 100% kecamatan dan 940 lokasi transmigrasi terpencil di Indonesia,” katanya.
Kedua, PT Pos Indonesia sebagai designated operator yang memiliki jaringan internasional ke seluruh negara dunia. Ketiga, PT Pos Indonesia memiliki pengalaman dalam pengiriman pos di Indonesia lebih dari 200 tahun.
“Keempat, PT Pos Indonesia memiliki sarana, prasarana, dan fasilitas yang terstandar. Terakhir, PT Pos Indonesia sebagai penyelenggara pos BUMN lebih kuat dari sisi organisasi,” ujarnya.
Berita Terkait
-
PT Pos Indonesia Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Digital
-
Pos Indonesia dan Ditjen Pajak Mantapkan Kerja Sama Capai Target Penjualan Meterai 2023
-
PT POS Indonesia Yakin Pospay Syariah Jadi Bisnis Menjanjikan di 2023
-
PT Pos Indonesia Perkuat Bisnis Pospay Syariah
-
Awas Meterai Palsu! Masyarakat Diimbau Beli Meterai di Kantorpos Atau Aplikasi Pospay
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Aryaduta Menteng Gandeng Chef William Wongso di Ramadan Tahun Ini
-
Cek Fakta: Tautan Penghapusan Utang Pinjol dari OJK yang Viral, Ini Faktanya!
-
Cek Fakta: DPR Tunda Pembahasan RUU Perampasan Aset hingga Tahun Depan, Ini Faktanya
-
Amalan Malam Nisfu Syaban yang Dianjurkan Ulama, Lengkap dengan Dalil dan Penjelasannya
-
Jangan Terlewat Malam Nisfu Syaban, Ini Doa-Doa yang Dianjurkan untuk Rezeki, Jodoh dan Kesehatan