SuaraJakarta.id - Sebagai salah satu upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia, Lima Event bersama dengan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) siap meluncurkan warna baru dalam penyelenggaraan Muslim Lifefair (Mufair) 2024.
Sejak 2022 konsisten digelar di sejumlah kota dan sukses dikunjungi lebih dari 20 ribu pengunjung, Lima Events terus berinovasi dan berkreasi dalam pengembangan konsep acara yang lebih solutif untuk menjawab kebutuhan dan tantangan zaman.
Diakui, era disrupsi yang sedang dihadapi saat ini memberikan pengaruh besar pada perubahan gaya hidup, pergeseran nilai-nilai agama, tatanan moral dan perilaku masyarakat. Apalagi Indonesia sedang bergiat mewujudkan misi mulia menjadi pusat produsen halal dunia dan indonesia emas pada 2045, notabene membutuhkan kontribusi dan keterlibatan aktif umat muslim yang memiliki pemahaman agama dengan benar dan berakhlakul karimah.
Dalam konteks ini, General Manajer Lima Event, Ilham Pradipta menandaskan pentingnya peran keluarga sebagai madrasah pertama dalam melahirkan generasi rabbani dan menjadi pelopor dalam berbagai bidang kehidupan. Sebab terciptanya masyarakat yang Islami bermula dari kehidupan keluarga yang Islami pula
“Disinilah fokus perhatian kami adalah bagaimana mengembalikan kembali fungsi keluarga sebagai unit masyarakat terkecil yang berperan sangat strategis dalam internalisasi nilai-nilai keislaman yang menjunjung tinggi keluhuran adab sesuai tuntunan akhlak Rosulullah,” ucapnya.
Dari keluarga, lanjut Ilham, menjadi indikator kesejahteraan dalam esensi teori ekonomi Islam, bahwasanya sejahtera tidak hanya diukur dari perspektif finansial saja, tetapi sekaligus juga perasaan damai, tentram, lahir dan batin karena telah menyadari sejatinya tujuan hidup itu adalah ridho Allah Subhanahu Wata’ala.
“Muslim life fair 2024 akan menjawab tantangan dan kebutuhan keluarga muslim Indonesia di era disruptif saat ini. Insya Allah bisa menjadi yang terdepan dan inspiratif karena kami rancang dengan kreatif dan berbeda dari event-event yang ada sebelumya,” jelas ilham lagi.
Sebagai informasi, dibidiknya segmen keluarga, karena juga melihat animo yang besar dari pengunjung baik Muslim Lifefair (Mufair) dan Muslim Lifefest (MLF) yang sebagian besar adalah keluarga. Mereka membutuhkan ruang yang representatif tidak sekedar untuk quality time bersama keluarga, tetapi juga kesempatan bagi para orang tua memperdalam ilmu parenting sesuai tuntunan Sunnah Nabi, dan anak-anak bisa leluasa bermain dan berkreasi
Peluang inilah yang kemudian mendorong Lima Events dan KPMI fokus membidik keluarga dalam gelaran bertajuk Pesta Keluarga Muslim dan Pesta Anak Muslim. Rencananya Mufair akan berlangsung di Jakarta, yaitu Pesta Keluarga Muslim (JIEXPO Kemayoran, 8-10 Maret 2024), dan Pesta Anak Muslim (Jakarta Convention Centre, 27-29 Desember 2024).
Baca Juga: Perjalanan Brand Lokal Merintis Bisnis Hingga Kini Ramaikan Jakarta Fair 2023
“Muslim LifeFair dengan konsep Pesta Keluarga Muslim akan menjadi one stop solution untuk keluarga muslim dalam mendapatkan hiburan, komunitas dan ilmu berkeluarga sekaligus wadah untuk menambah pengetahuan dengan menghadirkan narasumber ahli dibidangnya, seperti parenting class, talkshow, sharing session, seminars, family games, kids playground, dan masih banyak lagi,” papar Ilham.
Sedangkan untuk Pesta Anak Muslim, menurut Ilham, akan difokuskan untuk anak muslim dalam mendapatkan hiburan, edukasi tumbuh kembang anak muslim untuk membentuk pondasi keislaman. Kajian Anak, Sirah Nabawiyah, Tahfidz & Tahsin, Mini workshop, traditional games, Kids Corner dan sebagainya, merupakan sederetan acara yang akan dikemas kreatif dan adaptif sesuai tren yang berkembang.
Selain itu, puncak acara dari rangkaian acara muslim Life Fair, yaitu Muslim Lifest sebagai pameran gaya hidup islami dan halal terbesar di Indonesia, akan diselenggarakan di ICE BSD Tangerang (30 Agustus - 1 September 2024). Dihadirkan, beragam kompetisi, program acara seru, dan menjadi sarana edukasi & rekreasi Islami di Indonesia. Talkshow bersama Ustadz, sharing session, Kids Playground, Muslim Edufest (sekolah islam), sirah nabawiyah, competitions, community gathering, mini zoo, dan masih banyak lagi menjadi ciri khas yang menjadi perhatian lebih dari 30 ribu pengunjung.
"Kami mengajak kepada para stakeholder dalam industri halal dan ekonomi syariah, untuk turut serta menjadi bagian dalam pagelaran acara muslim terbesar di indonesia yaitu muslim life fair dan muslim life fest. Pastikan tidak ketinggalan untuk booking space dan juga tiket masuknya, follow instagram kami di @muslimlifefair.id dan @indonesiamuslimlifefest. Sampai bertemu di 2024,” pungkas Ilham.
Berita Terkait
-
Pro AVL 2023 Jadi Pameran Audio Visual dan Lighting Terbesar di Indonesia
-
Siap Digelar Akhir Agustus, Muslim Lifefest 2023 Hadirkan 250 Exhibitor dan Acara Menarik
-
FTNTWA 2023 Sukses Digelar dan Hadirkan ASEAN National Park Festival Pertama di Indonesia
-
Muslim Life Fair Dorong UMKM Naik Kelas lewat Pembiayaan Syariah
-
50 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia, Jokowi Peringkat ke-13
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar