SuaraJakarta.id - Puji Rahayu (49), warga RT 9/9, Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur hanya bisa mengelus dada atas ulah tetangganya sendiri. Akses jalan menuju rumahnya ditutup oleh sang tetangga.
Adapun peristiwa penutupan jalan ini terjadi pada Minggu (4/8/2024).
Puji mengatakan, penutupan jalan itu bermula pada 4 Februari lalu. D, tetangganya tiba-tiba ingin menutup akses jalan dengan menemboknya menggunakan bata hebel. Alasan penutupan lantaran D ingin membuat kontrakan.
“Saya tanya dong sama si pemilik, 'kenapa? Ada masalah apa sama saya? Sana keluarga saya?', 'enggak ada', 'terus kenapa ditutup?', 'enggak apa-apa, mau tutup saja, mau buat kontrakan', 'oh gitu, kapan buatnya?', 'enggak tahu, pokoknya mau ditutup saja',” kata Puji, menirukan percakapan antara dirinya dengan D selaku pemilik lahan, Senin (5/8/2024).
Kebetulan, saat itu Puji tak mau terlalu ambil pusing lantaran saat itu ia menjadi petugas dalam Pemilu lalu.
Menurut dia, pada saat itu, pemilik lahan hanya menutup sebagian akses jalan. Sehingga ia bersama keluarganya yang lain masih tetap bisa mondar-mandir meski kendaraannya tidak bisa masuk ke dalam pelataran rumah.
“Kendaraan kita semua enggak bisa masuk. Akhirnya ditaruh di luar semua,” katanya.
Namun, pada hari Minggu (4/8/2024), tetangganya mulai menutup seluruh akses jalan tersebut.
Selama ini, Puji telah meminta agar pihak RT, RW untuk melakukan mediasi soal hal ini. Terlebih kini, satu-satunya akses jalan ia keluar-masuk diblok total.
Akibat penutupan ini, Puji mengaku, harus numpang lewat ruang tengah rumah saudaranya yang berada di sampingnya.
Amanat Kong Ali
Puji menuturkan, tetangganya yang melakukan penutupan akses jalan merupakan menantu dari Kong Ali, selaku pemilik lahan.
Ia bercerita, dahulu tampak depan rumah Puji mengahadap belakang. Teras rumahnya dulu merupakan kamar mandinya.
“Engkong Ali bilang ke Bapak saya yang almarhum, 'lu lewat sini saja', karena ini dulu masih tanah kosong. 'Memangnya boleh, Kong?', 'ya enggak apa-apa lagi', 'ya sudah, enggak apa-apa, kan buat amal jariah gue',” kata Puji menirukan ucapan Kong Ali.
Puji mengatakan, sempat melaporkan ke Kong Ali saat akses jalan rumahnya ditutup. Namun Kong Ali cuma memastikan jika akses jalannya tidak akan ditutup.
Berita Terkait
-
Warga Meruya Selatan Turunkan Spanduk Penolakan Penutupan Jalan Haji Gudig, Ketua RT: Sudah Clear, Cuma Misskom
-
Warga Meruya Protes Rencana Penutupan Jalan Haji Gudig oleh Pengembang Perumahan
-
Sopir Truk Sampah DLH DKI Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Cililitan, Kasus Berakhir Damai
-
Detik-Detik Pria Paruh Baya Maling Helm di Cililitan Jaktim, Aksinya Terekam CCTV
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Bukan Lagi Hemat, Bawa Lunch Box di SCBD Kini Dianggap Lebih 'Kelas'
-
Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
-
Ingin Cantik, Malah Luka Serius, Korban Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Alami Trauma
-
Tarif Belasan Juta Bikin Percaya, Modus Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Terbongkar
-
'Tak Akan Ada Kerja Layak di Bumi yang Rusak', Suara Sarekat Hijau Indonesia di May Day 2026