SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berikan penghargaan berupa bonus kepada para atlet yang sudah menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara, serta Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII/2024 di Solo, Jawa Tengah. Penghargaan itu diberikan langsung secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi.
"Pastinya ini adalah suatu prestasi yang tidak sekonyong-konyong datang. Hasil dari perjuangan dan juga pengorbanan luar biasa, sekaligus mencerminkan kemampuan hebat para atlet, pelatih, asisten pelatih dan seluruh kontingen dalam rangka mengharumkan nama provinsi DKI Jakarta di tingkat nasional," kata Teguh saat sambutan dalam acara pemberian penghargaan itu di kantor Balai Kota Jakarta, Senin (9/12/2024).
Penghargaan tersebut, kata Teguh, juga sebagai pendorong dan memotivasi para atlet dan semua pihak agar bisa terus meningkatkan prestasinya.
Diketahui saat ajang PON, Provinsi DKI Jakarta menempati peringkat kedua dengan meraih total 479 medali, terdiri dari 184 emas, 150 perak, dan 145 perunggu. Selain itu, atlet kontingen DKI Jakarta juga berhasil memecahkan rekor dalam 18 nomor pertandingan dan menjadi juara umum untuk 19 cabang olahraga.
Sementara itu, dalam Peparnas XVII/2024 kontingen DKI Jakarta menduduki peringkat ketiga secara nasional dengan perolehan 39 medali emas, 29 medali perak, dan 36 medali perunggu. Serta terdapat tiga cabang olahraga yang berhasil dipecahkan rekornya oleh atlet Jakarta.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah menyampaikan, total apresiasi yang diberikan untuk para kontingen ΡΟΝ ΧΧΙ/2024 sebesar Rp 370.470.000.000 yang dibagikan kepada 790 atlet, 169 pelatih, 201 asisten pelatih, 35 atlet pemecah rekor.
Sementara itu, total apresiasi untuk kontingen Peparnas XVII/2024 sebesar Rp 54.416.750.000 diberikan kepada 76 atlet, 38 pelatih, 49 asisten pelatih, dan 3 cabang olahraga yang berhasil memecahkan rekor.
Adapun nominal bonus yang diberikan ialah sebagai berikut:
1. Atlet perorangan
Medali emas Rp400 juta
Medali perak Rp200 juta
Medali perunggu Rp100 juta
2. Atlet cabang olahraga beregu
Medali emas Rp280 juta
Medali perak Rp140 juta
Medali perunggu Rp70 juta
3. Pelatih atlet perorangan
Medali emas Rp240 juta
Medali perak Rp120 juta
Medali perunggu Rp60 juta
4. Pelatih atlet ganda
Berita Terkait
-
Soal Pencatutan KTP Untuk Cagub Jalur Independen, Heru Budi Tegaskan Pemprov DKI Tak Alami Kebocoran Data
-
Jakarta Jadi Daerah Tertinggi PHK, Begini Kta Disnaker DKI
-
Hindarkan Pemuda Dari Tawuran, Pemprov DKI Gelar Lomba Stand Up Comedy Hingga MTQ
-
Heboh Warga Didenda Rp 50 Juta Jika Ada Jentik Nyamuk Di Rumah, Begini Penjelasan Pemprov DKI
-
Warga Ngeluh Bansos Di Jakarta Tak Kunjung Cair, Ini Alasan Pemprov DKI
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa