SuaraJakarta.id - Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Asril Rizal mengungkapkan bahwa kebakaran di Kemayoran Gempol yang menghanguskan sebanyak 30 rumah diduga karena arus pendek listrik (korsleting).
"Diduga kebakaran terjadi dari 'korsleting' listrik rumah warga," kata Asril di Jakarta, Rabu (15/1/2025) seperti dimuat ANTARA.
Menurut dia, dari keterangan saksi bahwa ada seorang yang meminta pertolongan karena terjadi kebakaran. Kemudian petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang sedang berada di sekitar lokasi mencoba menolong dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun upaya tersebut tidak berhasil dan api membesar sehingga petugas PPSU menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas sudah berusaha memadamkan dengan APAR namun tidak mampu. "Api kemudian merambat cepat ke kios sebelahnya," tuturnya.
Ia memastikan bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp700 juta dengan keluarga yang terdampak 200 jiwa dari 47 kepala keluarga (KK).
Asril menjelaskan bahwa daerah yang terbakar merupakan padat penghuni. Dari data yang ada, luas areal terbakar kurang lebih hanya 500 meter persegi (m2).
"Jam 10.53 WIB penanganan dinyatakan selesai," katanya.
Asril memastikan bahwa kebakaran tersebut telah selesai ditangani. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 140 personel dan 28 unit pemadam kebakaran.
Baca Juga: Bek Persija Pablo Andrade Tingkatkan Kondisi Fisik Demi Berikan Penampilan Terbaik
Menurut dia, laporan kebakaran rumah yang terjadi di Kemayoran Gempol, diterima oleh tim piket pada jam 08.58 WIB dari masyarakat sekitar.
Kemudian pada pukul 09.05 WIB petugas tiba dan langsung melakukan operasi penanggulangan kebakaran dengan menggunakan kendaraan pemadam kebakaran.
Pada sekitar pukul 09.42, petugas berhasil melokalisir kebakaran sehingga tidak merambat besar dan saat ini masuk proses pendinginan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Benarkah Galon Guna Ulang Memicu Pubertas Dini? Ini Fakta Ilmiahnya
-
Puluhan Rumah di Lenteng Agung Dibongkar, FMN UI Sebut Warga dan Mahasiswa Terluka