SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno mengungkapkan keinginannya mendirikan berbagai panggung kreativitas di sejumlah stasiun MRT Jakarta. Nantinya, para musisi jalanan alias pengamen bisa ikut berpartisipasi.
Hal ini disampaikannya usai menaiki angkutan umum MRT dan Transjakarta dari rumahnya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan ke Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2025). Menurut Rano, fasilitas publik seperti halte dan stasiun di Eropa kerap menjadi tempat para musisi tampil.
"Ya, jujur mungkin karena jiwa budaya saya, saya tadi minta izin sama Dirut MRT anak-anak saya bisa performance karena mungkin bukan saya meng-compare di luar tapi kalau di Eropa misalnya MRT itu menjadi lahan buat mengekspresikan," ujar Rano di Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Meski demikian, pengamen yang bisa tampil tidak boleh sembarangan. Nantinya akan ada proses kurasi dan sertifikasi agar musisi yang tampil sudah resmi dan berkualitas.
Tujuannya agar penampilan mereka tak asal-asalan dan mengganggu masyarakat yang melintas.
"Ya (musisi jalanan), akan kita berikan tempat. Tapi maaf harus kita kurasi artinya apa? Main dengan standar bagus kita juga mau nyaman. Kalau kita ke Eropa mereka punya standar main sehingga mereka memiliki id card, tidak mungkin di kejar Satpol PP jika punya izin," ungkapnya.
"Ada aturan yang harus kita berikan supaya mereka nyaman dan mendengar nyaman," lanjutnya menambahkan.
Rano menyebut idenya ini sudah mendapatkan dukungan dari Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat. Selain musisi jalanan, seniman dari berbagai sekolah musik juga akan ikut tampil.
"Sehingga pertama buat mereka adalah tempat berlatih karena anak-anak kite nih mereka sekolah menganggap tempat berlatih saya ajakin cukup efektif untungnya tadi direktur MRT mengizinkan," pungkasnya.
Baca Juga: Koridor Transjakarta Bersinggungan MRT Bakal Dihapus? Rano Karno: Kita Pelajari Dulu
Berita Terkait
-
Koridor Transjakarta Bersinggungan MRT Bakal Dihapus? Rano Karno: Kita Pelajari Dulu
-
Wagub Rano Karno Ingin Jakarta Punya Pusat Oleh-oleh
-
Tempat Hiburan Malam di Jakarta Dibatasi Saat Ramadan, Pengusaha Diminta Paham
-
Wagub Rano Karno Harap Bazar Jakpreneur Dapat Kembangkan UMKM di Jakarta
-
Sebut RDF Harus Ada di Empat Wilayah Jakarta, Rano Karno: Open Dumping Sudah Tidak Mungkin
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar