Scroll untuk membaca artikel
Reky Kalumata
Selasa, 25 Maret 2025 | 15:45 WIB
Pemudik di Pelabuhan Tanjung Priok pada Selasa (25/3/2025). (ANTARA/Mario Sofia Nasution)

SuaraJakarta.id - Kepala Cabang PT Pelayaran Indonesia (PELNI) DKI Jakarta Dicky Dermawan mengatakan kapal laut masih jadi pilihan utama masyarakat sebagai transportasi angkutan mudik di Lebaran 1446 Hijriah karena harga tiket yang lebih ekonomis.

"Masyarakat ekonomi menengah ke bawah lebih memilih menggunakan kapal laut," kata Kepala Cabang PT Pelayaran Indonesia (PELNI) DKI Jakarta Dicky Dermawan di Jakarta, Selasa seperti dimuat ANTARA.

Menurut dia, untuk daerah tujuan mudik Lebaran 2025 yang menjadi paling ramai, yakni Batam -Belawan untuk Indonesia wilayah Barat.

Kepala Cabang PT PELNI DKI Jakarta Dicky Dermawan di dermaga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (25/3/2025). ANTARA/Mario Sofia Nasution

Kemudian untuk wilayah Indonesia Timur ada Pelabuhan Makassar yang paling diminati dan jalurnya sampai ke Papua.

Baca Juga: Satpol PP Jakarta Siagakan 1.300 Personel Amankan Lebaran 2025

"Saat memasuki masa mudik ini jumlah penumpang sudah meningkat 30 persen dibandingkan hari normal," katanya.

Menurut dia, meski relatif lebih murah dibandingkan layanan pesawat terbang tapi pihaknya memastikan layanan di atas kapal juga menjadi perhatian.

"Kami menyiapkan sara wifi berbayar di atas kapal, musik, mini teater serta kantin yang melayani kebutuhan penumpang dengan harga yang kompetitif," kata dia

Seorang pelajar Zainuddin mengaku berangkat menggunakan KM Dobonsolo ke kampung halaman di Mamuju, Sulawesi Barat.

"Kita turun di Pelabuhan Makassar dan melanjutkan perjalanan lagi nanti," kata dia.

Baca Juga: Gubernur Jakarta Pramono Apresiasi Kinerja Satpol PP dan Satlinmas

Ia mengaku senang menggunakan kapal laut dan dirinya selalu mudik setiap tahunnya menggunakan transportasi laut ini.

"Mudik itu menyenangkan bagi saya yang merantau ke Jakarta dan bertemu dengan keluarga besar di kampung halaman," kata dia.

Selain itu, tiket kapal yang relatif murah membuat kapal laut menjadi opsi pertama transportasi yang digunakan saat mudik dibanding menggunakan pesawat terbang.

"Saya berangkat dengan empat teman dan satu tiket saya beli Rp543 ribu," kata dia.

Pelni Prediksi Puncak Mudik di Pelabuhan Tanjung Priok Hari Ini

Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang DKI Jakarta mengatakan bahwa puncak mudik Idul Fitri 1446 Hijriah di Pelabuhan Tanjung Priok terjadi pada Selasa ini

"Hari ini ada 1.600 penumpang yang berangkat menggunakan kapal KM Dobonsolo ke wilayah Indonesia Timur," kata Kepala Cabang PT Pelni DKI Jakarta Dicky Darmawan di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Ia mengatakan, dari 2.000 kapasitas kursi yang ada di KM Dobonsolo sudah terisi 1.600 dan sisanya akan terisi di pelabuhan tujuan lainnya.

KM Dobonsolo berangkat pukul 11.00 WIB dengan sejumlah tujuan mulai dari Surabaya, Makassar, Bau-Bau, Ambon, Banda,Tual, Dobo, Kaimana dan Fak-Fak.

Ia mengatakan awalnya puncak mudik diprediksi pada Minggu (30/3) karena ada tiga kapal yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok tapi hingga hari ini baru 400 ratus kursi yang dipesan.

"Mungkin karena waktu terlalu mepet Lebaran dan jadinya mereka Lebaran di atas kapal juga," kata dia.

Sebelumnya, PT Pelni Cabang DKI Jakarta menyiapkan sembilan kapal penumpang untuk melayani angkutan mudik 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Kami memiliki satu kapal dengan muatan 3.000 penumpang, enam kapal dengan kapasitas 2.000 penumpang dan dua kapal dengan muatan 1.000 penumpang,” kata Kepala Cabang Pelni DKI Jakarta Dicky Dermawan di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan sembilan kapal tersebut adalah KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Gunung Dempo, KM Labobar, KM Tidar, KM Kelud, KM Bukit Raya, KM Ngappulu dan KM Kelimutu.

Sembilan kapal ini melayani rute pelayaran ke sejumlah pelabuhan mulai dari pelabuhan di wilayah barat seperti Belawan dan Batam.

Kemudian jalur tengah ke Ambon, Banda, Bau-Bau, Larantuka, Kupang hingga ke wilayah timur di Papua. "Kami siap melakukan layanan mudik dan mengantarkan penumpang selamat sampai tujuan," kata dia.

Load More