Scroll untuk membaca artikel
Bangun Santoso | Lilis Varwati
Senin, 31 Maret 2025 | 21:16 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung. [ANTARA/Lifia Mawaddah Putri]

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku telah menandatangani Peraturan Gubernur (Pergub) terkait persyaratan kerja untuk menjadi petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Saya sudah menandatangani bahwa untuk PPSU, pasukan oranye itu, SD saja cukup. Dan saya sudah tanda tangani Pergub-nya," ujar Pramono saat ditemui di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/3/2025).

Kontrak kerja petugas PPSU dan evaluasi kinerjanya akan diperpanjang, yakni setiap tiga tahun sekali.

"Mereka akan dievaluasi bukan lagi setiap tahun, tetapi saya inginnya tiga tahun sekali. Kalau memang dia masih rajin, kemudian bekerja keras, pasti akan kita perpanjang,” kata dia.

Baca Juga: Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka

Bahkan, lanjut Pramono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang mengkaji kemungkinan untuk memperpanjang batas usia kerja petugas PPSU karena banyak petugas PPSU yang masih memiliki fisik prima di usia 55-58 tahun, sehingga perlu dipertimbangkan agar mereka tetap bisa bekerja.

"Saya akan mempertimbangkan untuk itu, karena sekarang orang di usia 55-58 tahun itu fisiknya masih bagus untuk bekerja. Apalagi, dia (petugas) ini kan mempunyai tanggung jawab di keluarganya," ujar Pramono.

Saat kampanye Pilkada Jakarta 2024, Pramono sempat berjanji bakal menghapus syarat minimal pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk pendaftaran petugas PPSU.

Bahkan, dia juga sempat berjanji akan mengubah aturan kontrak petugas PPSU menjadi tiga atau lima tahun.

Selain itu, dia juga berjanji menambahkan PPSU dalam program 'Jakarta Funding' yang ingin digagasnya. Pramono ingin PPSU masuk ke dalam kategori dana abadi agar jaminan masa tua para petugas juga bisa terbayar.

Baca Juga: Lebaran Pertama Pramono Sebagai Gubernur: Dari Istiqlal, Istana hingga Rumah Mega Tanpa Ganti Sepatu

Open House di Rumah Dinas

Gubernur Jakarta Pramono Anung saat menggelar open house, Senin (31/3/2025). [Suara.com/Lilis]

Sementara itu, warga tampak antusias mendatangi agenda silaturahmi (open house) Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Rumah Dinas Gubernur Jakarta daerah Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/3).

Agenda itu berlangsung sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengantre untuk bersalaman dengan pemimpin Kota Jakarta itu.

Tak hanya sekadar bersalaman, masyarakat juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan keluhannya kepada Pramono.

Salah satunya adalah warga disabilitas bernama Upi (49) yang mengeluhkan soal Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) miliknya yang bermasalah.

“Bapak cuma nanya, ‘masa’ katanya, iya Pak, bener Pak. Waktu itu sebelum dibilang cair, kan infonya biasanya di Instagram, itu masih masuk penetapan penerima, tunggu saja gitu. Pas sudah cair, ternyata nggak ada. Aku cek lagi, bukan penerima,” kata Upi.

Di sisi lain, Pramono sendiri pun mengaku bahagia dan terkejut dengan animo masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengannya di momen Lebaran.

“Saya terenyuh itu banyak warga di luar Jakarta. Ya, saya bukan bermaksud apa-apa, saya tanya darimana, banyak yang dari Bogor, Tangerang dan sebagainya,” kata Pramono.

Dirinya mengaku menyambut baik siapapun yang datang ke Jakarta.

Dia pun berharap di momen Lebaran ini tidak ada tindakan-tindakan yang diskriminatif bagi warga luar Jakarta.

“Karena saya memang betul-betul menginginkan Jakarta lebih ramah, lebih enak bagi siapapun yang ingin ke Jakarta,” kata Pramono.

Sebelumnya, para tokoh negara hingga jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai berdatangan menghadiri gelar griya (open house) ke Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Menteng, Jakarta Pusat.

Pramono mulai menyelenggarakan open house pukul 13.00 hingga 15.00 WIB khusus untuk kerabat dan para tokoh. Sementara pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, open house terbuka untuk masyarakat.

Terpantau pukul 13.00 WIB, rumah dinas Pramono sudah dijaga ketat oleh petugas keamanan. Gerbang-gerbang tertutup rapat. Hanya orang-orang khusus yang diperbolehkan masuk.

Salah satunya adalah mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo yang datang seorang diri.

“Saya orang Betawi, keluarga saya banyak di sini, jadi keluarga dulu yang saya dahulu kan. Mungkin para pejabat yang berikutnya,” kata Fauzi Bowo.

Selain Fauzi Bowo, jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta seperti kepala dinas hingga wali kota.

Sebelumnya, Pramono diketahui melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal bersama Presiden Prabowo Subianto.

Setelah melaksanakan shalat Idul Fitri dan berkunjung ke Istana Negara, Pramono bersama wakilnya Rano Karno menyambangi rumah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar.

Load More