Upacara ini umumnya dilakukan oleh mereka yang baru mengenal ajaran Buddha atau ingin secara resmi menjadi bagian dari komunitas umat Buddha.
Prosesi Wisudhi Trisarana biasanya dipimpin oleh seorang Bhikkhu senior atau pemuka agama Buddha, dan dilakukan dalam suasana sakral di vihara atau tempat ibadah Buddha.
Dalam pelaksanaannya, peserta akan membaca ikrar Trisarana dan Pancasila Buddhis (lima latihan moral) di hadapan Bhikkhu. Setelah itu, dilakukan pemberkatan sebagai simbol penyucian batin dan awal perjalanan spiritual.
Pakaian putih sering dikenakan peserta sebagai lambang kemurnian dan niat tulus dalam berlatih Dhamma.
Makna terdalam dari Wisudhi Trisarana bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan komitmen batin untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna dengan menjadikan Buddha sebagai guru, Dhamma sebagai petunjuk jalan, dan Sangha sebagai teman spiritual.
Upacara ini mencerminkan langkah awal dalam perjalanan seorang Buddhis menuju pembebasan batin, yang ditandai dengan kesadaran, sila (moralitas), dan tekad untuk menghindari perbuatan tidak baik serta mengembangkan kebajikan.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Tag
Berita Terkait
-
Jakarta Kembali Jadi Tuan Rumah Formula E 2025, Pemprov Minta Tidak Setengah-setengah
-
Ini Tiga Lokasi Sekolah Rakyat di Jakarta
-
Parkir Liar di Jakarta Sulit Ditertibkan, Pengamat Singgung Ada Kesepakatan Politik Era Anies
-
LBH Jakarta Kritik Rencana Pramono Pasang CCTV di Permukiman: Hak Privasi Warga Terancam
-
Pramono Bakal Tertibkan Jalur Sepeda hingga Pedestrian Jakarta yang Digunakan Parkir Liar
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir