SuaraJakarta.id - Berbagai kenakalan remaja dalam bentuk tawuran dan aksi geng motor di wilayah Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten terus diantisipasi oleh Polsek Kresek.
Upaya pencegahan kenakalan remaja dan kejahatan jalan di Wilayah Hukum Polsek Kresek itu dilakukan dengan menggelar patroli menyisir lokasi rawan tawuran dan aksi geng motor.
Kanit Samapta Polsek Kresek, Ipda Agus Purwono bersama jajarannya patroli menyisir lokasi yang kerap dijadikan lokasi tawuran, berkumpulnya geng motor serta lokasi balap liar.
Jajaran Polsek Kresek melakukan kegiatan Patroli Mobile dan Dialogis. Tak hanya menjaga Harkamtibmas, Patroli Mobile dan Dialogis ini dilaksanakan sebagai upaya pendekatan diri dan menjaga sinergitas dengan masyarakat.
Ipda Agus juga memberikan imbauan kepada para masyarakat agar tidak terlibat dalam aksi balap liar maupun aksi geng motor di Kabupaten Tangerang khususnya di wilayah kresek.
"Apabila kedapatan terlibat dalam aksi geng motor, maka tidak ada toleransi dan akan ditindak sesuai Hukum yang berlaku," katanya dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Senin 21 Juli 2025
Dalam hal ini, warga sekitar berterimakasih atas upaya dan himbauan Kamtibmas yang dilakukan oleh Polsek Kresek, dimana hal tersebut dapat menambah wawasan dan mematuhi aturan serta tidak melanggar hukum.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M Indra Waspada melalui Kapolsek Kresek Polresta Tangerang, AKP A. Suryadi menjelaskan bahwa kegiatan Patroli Dialogis dan sambang wilayah yang dilaksanakan anggota Polsek Kresek merupakan tugas rutin yang harus dilaksanakan guna mendekatkan diri dengan warga masyarakat.
"Ini agar tercipta rasa aman dan nyaman di lingkungan masyarakat karena dengan semakin dekatnya Polisi dan masyarakat akan lebih memudahkan dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman kondusif di wilayah binaannya," pungkasnya.
Baca Juga: Sadis! Wanita Diborgol, Diperkosa, dan Dibunuh Gara-Gara Tagih Utang Rp1,1 Juta
Berita Terkait
-
Sadis! Wanita Diborgol, Diperkosa, dan Dibunuh Gara-Gara Tagih Utang Rp1,1 Juta
-
Dokumen Kependudukan Rusak atau Hilang Pasca Banjir Tangerang? Begini Cara Mengurusnya
-
Aksi Vandalisme Bisa Disanksi Pidana, Pemkot Tangerang Siapkan Ruang Kretif
-
Evakuasi Warga Terdampak Banjir, BPBD Tangerang Prioritaskan Keselamatan Warga
-
2.275 Warga Tanjung Burung Tangerang Terdampak Banjir
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan