SuaraJakarta.id - Bagi puluhan ribu penonton yang memadati Jakarta International Stadium (JIS), kemegahan acara seringkali harus dibayar mahal dengan kekacauan parkir.
Namun, sebuah solusi konkret kini disodorkan untuk mengakhiri masalah kronis yang telah lama menodai citra stadion kebanggaan Jakarta tersebut.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melihat potensi raksasa yang belum termanfaatkan di kawasan Ancol, yang lokasinya tak jauh dari JIS.
Ia menggagas sebuah sistem terintegrasi yang diharapkan dapat mengubah total pengalaman penonton.
"Yang jadi persoalan saat ini di JIS adalah parkir kendaraan dan solusinya adalah memanfaatkan lahan parkir di Ancol," kata dia di Jakarta, Sabtu (23/8/2025) sebagaimana dilansir Antara.
Gagasan ini bukan tanpa perhitungan.
Menurut Pramono, Ancol memiliki kapasitas lahan parkir masif yang mampu menampung hingga 10.000 kendaraan, sebuah angka yang lebih dari cukup untuk menopang acara berskala internasional di JIS.
Ia merujuk pada keluhan-keluhan nyata yang selama ini terjadi, di mana euforia penonton seketika sirna saat berhadapan dengan realita sulitnya mengakses kendaraan mereka.
"Bahkan ada yang tiga jam acara usai belum sampai ke kendaraannya. Ini tentu jadi persoalan serius yang harus diatasi," kata dia.
Baca Juga: Banjir Rob Ancam Jakarta dalam Satu-Dua Hari ke Depan, Warga Diminta Waspada
Rencana ini tidak berhenti pada penyediaan lahan parkir. Elemen kuncinya adalah mobilitas yang mulus antara kedua lokasi.
Pramono memastikan bahwa pengunjung yang memarkirkan kendaraannya di Ancol akan dilayani secara efisien.
Nantinya, akan disediakan armada bus antar-jemput (shuttle) yang secara khusus mengantarkan mereka langsung ke gerbang JIS dan sebaliknya.
Bagi Gubernur, ini bukan sekadar solusi teknis untuk masalah parkir.
Ini adalah langkah strategis dalam sebuah visi yang lebih besar: memantapkan posisi Jakarta sebagai kota global yang siap bersaing.
Dengan infrastruktur pendukung yang andal, Jakarta dapat dengan percaya diri menjadi tuan rumah bagi berbagai acara kelas dunia.
"Ada kegiatan besar seperti nonton pertandingan sepak bola, konser penyanyi luar negeri, K-Pop dan lainnya akan lebih memudahkan," kata dia.
Dengan mengintegrasikan Ancol dan JIS, pemerintah provinsi berharap dapat menghadirkan sebuah standar baru dalam penyelenggaraan acara besar, di mana kenyamanan dan kemudahan akses menjadi prioritas utama bagi setiap pengunjung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Bank Mandiri Region 3 Berbagi Kebaikan Ramadan Lewat Buka Puasa dan Santunan Masyarakat Rentan
-
Program Loyalitas ALL Accor, ibis Jakarta Raden Saleh Gelar Paket Buka Puasa "Semarak Sate Ramadan"
-
Catat! Ada Mudik Gratis Bareng CSR PIK2 dan Karang Taruna Teluknaga, Ini Jadwal dan Tujuannya
-
Gelombang Tokenisasi Aset Global Menguat, Lebih dari 300 Aset Kripto Siap Diperdagangkan
-
Strategi Aviasi Indonesia Siap Mengokohkan Penerbangan Nasional