- Peristiwa berlangsung saat demonstrasi akhir Agustus lalu
- Kerusuhan berujung pada perusakan fasilitas kepolisian
- Penetapan tersangka menunjukkan langkah tegas aparat
SuaraJakarta.id - Polisi menetapkan sembilan orang tersangka dalam kasus perusakan sejumlah Polsek dan Polres Metro Jakarta Timur.
Kasus perusakan itu terjadi saat aksi demonstrasi yang berlangsung pada akhir Agustus lalu.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap sejumlah pelaku lainnya.
"Sembilan orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Kami terus melakukan pengembangan dan secepatnya akan kami kabarkan," kata dia, Minggu (7/9/2025).
Diketahui, Polres Metro Jakarta Timur sebelumnya lebih dulu menangkap empat terduga pelaku perusakan yang menyerang Polsek Jatinegara, Polsek Cipayung, dan Polres Metro Jaktim pada Jumat (29/8/2025) malam dan Sabtu (30/8/2025) dini hari.
Pihak kepolisian masih mendalami peran masing-masing pelaku dan memburu kelompok lain yang terlibat.
Aksi massa saat itu berlangsung anarkis, dengan menyerang Polres Metro Jakarta Timur hingga menyebabkan puluhan kendaraan dinas terbakar.
Massa datang berbondong-bondong dan melempari gedung dengan batu serta molotov. Selain Polres Metro Jaktim, lima Polsek lainnya juga menjadi sasaran, yaitu Polsek Matraman, Makasar, Ciracas, Jatinegara, dan Cipayung.
Alfian menambahkan, pihaknya juga telah menetapkan belasan orang sebagai tersangka terkait kasus penjarahan rumah milik artis sekaligus anggota DPR RI, Uya Kuya.
Baca Juga: Pramono Sebut Jakarta Sudah Aman, MRT Dan Trasnsjakarta Gratis Sampai 8 September 2025
Saat ini, polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait kasus penjarahan di rumah Uya Kuya tersebut. Sebelumnya, Uya Kuya mengaku sudah memaafkan pelaku yang menjarah rumahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan