-
IAPI meluncurkan LBH PPI untuk memperkuat perlindungan hukum, profesionalisme, dan integritas bagi pelaku pengadaan barang/jasa di instansi pemerintah hingga swasta.
-
LBH PPI bertujuan memberikan pendampingan hukum dan edukasi kepada pelaksana pengadaan yang beritikad baik agar proses pengadaan berjalan sesuai aturan.
-
Fokus LBH PPI adalah pendampingan hukum, edukasi, advokasi kebijakan, serta pengembangan layanan hukum berbasis digital untuk pencegahan kasus.
“Kami ingin LBH ini bukan sekadar reaktif ketika kasus muncul, tapi juga proaktif dalam pencegahan, edukasi, dan pembinaan moral hukum di dunia pengadaan,” jelas Nandang.
Dalam rangka memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan transparansi, LBH PPI juga tengah mengembangkan Sistem Layanan Hukum Berbasis Digital.
Sistem ini mencakup pengaduan online, database perkara dan advokat, serta pelatihan hukum, yang akan memperkuat akuntabilitas lembaga.
Peluncuran LBH PPI yang diikuti dengan pelantikan pengurus daerah dari 14 provinsi (termasuk DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, dan Jawa Tengah) ini menegaskan komitmen IAPI untuk membangun sistem pengadaan nasional yang transparan, adil, dan berintegritas.
“Peluncuran LBH ini adalah langkah nyata IAPI untuk melindungi dan memperkuat profesi pengadaan di Indonesia. Kami ingin setiap pelaku pengadaan dapat bekerja tanpa rasa takut, selama mereka berpegang pada prinsip hukum dan integritas,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Bongkar Tudingan PSI, Nandang Sutisna Tegaskan TGUPP Anies Bukan Bagi-Bagi Jabatan, Ini Faktanya
-
PWI, AJI Jakarta dan LBH Pers Kecam Penghalangan Wartawan Meliput Ledakan di RS Eka Hospital Serpong
-
Rumah Ketua DPRD DKI Digeledah KPK Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah, Begini Respons Ketua Fraksi PDIP
-
KPK Sebut Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Pulogebang Rugikan Negara Ratusan Miliar
-
Pemprov DKI Hapus Anggaran Rp220 Miliar untuk Pembelian Alkes RSUD, Anggota DPRD Meradang
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Cak Fakta: Benarkah Menteri Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026?
-
7 Mobil Daihatsu Bekas untuk Pemula, Perawatannya Murah dan Tidak Ribet
-
8 Alasan Honda Civic Batman Bekas untuk Anak Mobil, Sedan Ganteng yang Tak Lekang Zaman
-
7 Pilihan Mobil Bekas yang Bisa Diandalkan untuk Perjalanan Sehari-hari Tanpa Was-was
-
Cek Fakta: Viral Menag RI Sebut Dua Juta Umat Muslim Murtad Tiap Tahun, Ini Faktanya!