-
Ribka Tjiptaning dilaporkan ke Bareskrim akibat pernyataannya tentang Soeharto.
-
Ia menyebut Soeharto sebagai pembunuh jutaan rakyat dalam sebuah acara PDI-P.
-
Ribka menyatakan siap menghadapi proses hukum atas laporan tersebut.
SuaraJakarta.id - Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, kini menghadapi aduan ke Bareskrim setelah pernyataannya tentang mantan Presiden Soeharto memicu kontroversi nasional.
Aduan ini diajukan oleh Aliansi Rakyat Anti Hoaks (ARAH) yang menilai ucapan Ribka menyalahi batas toleransi dan masuk ranah penyebaran kebencian serta informasi yang belum terbukti secara hukum.
Pernyataan yang dipersoalkan disampaikan pada 28 Oktober 2025 di acara di Sekolah Partai PDI-P di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Ribka menolak usulan agar Soeharto mendapat gelar pahlawan nasional dan menyatakan bahwa Soeharto “membunuh jutaan rakyat Indonesia”.
Koordinator ARAH, Muhammad Iqbal, menyebut bahwa pernyataan tersebut tanpa dasar putusan pengadilan dan dianggap bisa menyesatkan publik. ARAH kemudian melaporkan Ribka ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim dengan bukti berupa video.
Ribka sendiri menyatakan bahwa ia siap menghadapi proses hukum tersebut dan menegaskan bahwa pernyataannya adalah bagian dari kritik sosial dan sejarah yang belum terselesaikan.
Ribka Tjiptaning, menjadi salah satu yang paling vokal menyuarakan penolakan Soeharto menjadi pahlawan nasional. Menurutnya, sejarah kelam yang menyertai kepemimpinan Soeharto tidak bisa diabaikan.
Politisi PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning menanggapi pengaduan aliansi rakyat anti hoaks ke Bareskrim Polri terkait ucapannya yang menyinggung Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Ribka bilang dirinya siap menghadapi aduan yang dilayangkan kepadanya. “Siap Hadapi,” ujar Ribka dalam keterangannya, pada Kamis (13/11/2025).
Berita Terkait
-
Viral Raut Bahagia Siswa Pertama Kali Minum Susu UHT, Efek Program Makan Bergizi Gratis?
-
Viral "Rampok Uang Negara" Ini Fakta-faktanya Hingga Wahyudin Moridu Dipecat
-
Viral Video Azizah Salsha Main Padel dengan Mantan, Netizen Heboh Kasihani Arhan
-
Viral Kasus Pelecehan di Stasiun Tanah Abang, Polisi Klaim Telah Koordinasi dengan KAI
-
Viral, Fadhil Lebam-lebam Dikeroyok Pengemudi dan Penumpang Mobil di Palmerah, Dituduh Bikin Lecet
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Lagi Viral di Jakarta, Workshop Keramik dan Melukis Ini Ramai Diburu Saat Long Weekend
-
Resmi Teken MoU, Sinar Mas Land Bawa Pengembangan AI dan Robotik Kelas Dunia ke BSD City
-
Bukan Hoka atau Adidas, 5 Sepatu Lari Lokal Ini Justru Paling Banyak Dipakai di CFD Sudirman