Ilustrasi macet arus balik, meski dilakukan WFA. (Dokumen Pribadi/Rizqi)
Baca 10 detik
- Menteri Perhubungan mengklaim WFA efektif menurunkan proyeksi kendaraan arus balik Lebaran 2026 dari 285 ribu menjadi 250 ribu.
- Data aktual menunjukkan volume kendaraan Lebaran 2026 justru meningkat, namun pola pergerakannya menjadi lebih tersebar.
- Penurunan kepadatan mungkin disebabkan kombinasi WFA dan diskon tarif tol 30 persen yang membagi jadwal perjalanan.
WFA terbukti memberi dampak terhadap distribusi arus balik. Namun menyebutnya sebagai solusi utama mungkin terlalu dini.
Yang terjadi saat ini bukanlah penurunan jumlah kendaraan secara signifikan, melainkan perubahan pola perjalanan yang lebih tersebar.
Dan selama mobilitas masyarakat tetap tinggi, tantangan arus balik akan selalu ada—dengan atau tanpa WFA.
Lebaran 2026 menunjukkan satu hal penting: kebijakan kerja kini tidak hanya berdampak pada produktivitas, tetapi juga pada cara orang bergerak.
WFA mungkin bukan jawaban tunggal. Namun setidaknya, ia membuka cara baru dalam menghadapi persoalan lama, kemacetan arus balik.
Tag
Berita Terkait
-
Dishub DKI Minta Warga Balik ke Jakarta Jangan Turun Sembarangan dari Bus, Nanti Susah Sendiri
-
Dibandingkan Tahun Lalu, Arus Balik ke Jakarta Turun 22 Persen Karena Ini
-
Pemprov DKI Siapkan 229 Unit Bus untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Jakarta Buka Pintu Lebar untuk Pendatang! Pramono Anung: Siapapun Boleh Datang, Asal...
-
Puncak Arus Balik Libur Panjang, 37 Ribu Lebih Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi