- Video viral yang mengklaim kilang minyak Israel hancur akibat serangan rudal Iran dipastikan merupakan hoaks.
- Analisis mendalam menunjukkan video tersebut memiliki probabilitas 99,5% hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
- Fenomena ini menunjukkan bahwa isu konflik global sering dieksploitasi untuk menyebarkan konten palsu yang dramatis.
SuaraJakarta.id - Sebuah video yang mengklaim “kilang minyak terbesar Israel hancur dihajar roket Iran” viral di media sosial dan membuat banyak warganet terkejut. Tayangan ledakan besar yang dramatis itu bahkan dipercaya sebagai bukti terbaru eskalasi konflik di Timur Tengah.
Namun benarkah video tersebut nyata?
Akun Facebook "Idhut Futry Penyayank" pada Selasa (10/3/2026) mengunggah video [arsip] yang menampilkan ledakan besar yang diklaim terjadi di kilang minyak Israel. Unggahan tersebut disertai narasi :
"Kilang minyak terbesar Israel di Kota Haifa hancur total diserang rudal canggih Iran. Netanyahu meminta Trump agar gencatan senjata segera terlaksana setelah kematian Ali Khamenei. Disebutkan pula bahwa serangan Iran tidak bisa dihentikan kecuali mereka sendiri yang berhenti."
Hingga Kamis (26/3/2026) unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 109 ribu, mendapat lebih dari 20 komentar, dan dibagikan ulang 20 kali.
Hasil penelusuran menunjukkan fakta yang berbeda. Video tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.
Video ini awalnya beredar di Facebook dengan klaim bahwa kilang minyak di Haifa, Israel, hancur akibat serangan rudal Iran. Narasi yang menyertainya bahkan menyebut situasi perang semakin tak terkendali.
Unggahan tersebut sempat ditonton lebih dari 100 ribu kali dan dibagikan luas, memperkuat kesan seolah-olah kejadian itu benar terjadi.
Hasil Cek Fakta: Rekayasa AI Hampir 100 Persen
Baca Juga: Lebaran Asyik di Jakarta: Keliling Dunia dalam Satu Kawasan, Tanpa Macet-macetan Keluar Kota
Tim pemeriksa fakta menemukan sejumlah kejanggalan dalam video tersebut, mulai dari pola ledakan hingga efek visual yang tidak alami.
Setelah dianalisis menggunakan alat pendeteksi AI, hasilnya mencengangkan.
Video tersebut memiliki probabilitas 99,5 persen merupakan hasil rekayasa AI.
Beberapa indikasi yang ditemukan antara lain:
- Warna ledakan yang tidak realistis
- Jejak asap rudal yang tidak konsisten
- Pencahayaan objek yang tampak tidak alami
Semua ini mengarah pada satu kesimpulan: video tersebut bukan rekaman kejadian nyata.
Berdasarkan hasil verifikasi, klaim bahwa kilang minyak terbesar Israel hancur akibat serangan Iran adalah tidak benar. Video tersebut merupakan konten palsu yang dibuat menggunakan teknologi AI.
Menariknya, ini bukan kasus pertama. Dalam beberapa waktu terakhir, banyak video serupa bermunculan dengan narasi serangan Iran ke berbagai target.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Viral Video Wanita Filipina Terserang Rudal Saat Live di Dubai, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Kabar 2 Siswa SD di Aceh Meninggal Keracunan MBG, Benarkah?
-
Cek Fakta: Benarkah AC Masjid Meledak Saat Sholat Subuh hingga 20 Jamaah Meninggal Dunia?
-
Cek Fakta: Benarkah Klaim Jokowi Resmi Jadi Wantimpres?
-
Cek Fakta: Viral Klaim Ahok Bagi-Bagi Bantuan Modal Usaha, Benarkah?
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Kenali Sinyal Kulit dan Pemicunya, Tren Perawatan Kini Bergeser ke Skin Longevity
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up